Ibu Eliezer Minta Tolong ke Presiden: Tolong Bapak, Kami Merasa Tidak Ada Keadilan Untuk Icad

Ibu Eliezer Minta Tolong ke Presiden: Tolong Bapak, Kami Merasa Tidak Ada Keadilan Untuk Icad

R
Neshia June
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Ibu dari Richard Eliezer atau Bharada E, Rynecke Alma Pudihang menangis meminta tolong kepada Presiden Jokowi terkait tuntutan 12 tahun penjara yang diberikan jaksa penuntut umum (JPU) kepada anaknya.

Rynecke Alma Pudihang menilai tuntutan tersebut tidak adil.

“Saya bersama bapaknya memohon kepada bapak presiden yang kami sngat hormati. Tolonglah anak kami. Kami tidak bisa berbuat apa-apa untuk menemui bapak presiden,” ujarnya dilansir dari tayangan Kompas TV, Sabtu 21 Januari 2023, dikutip dari Suara.com jaringan Terkini.id.

“Semoga bapak presiden bisa mendengarkan suara hati kami berdua. Kami orang kecil bapak,” lanjutnya.

Sebab, ia menilai bahwa anaknya telah berlaku jujur dan membuka kebohongan skenario tembak-menembak yang dibuat oleh mantan atasan Richard Eliezer, Ferdy Sambo.

Baca Juga

“Kami melihat tidak ada keadilan bagi anak kami yang sudah melakukan kejujuran yang sudah berusaha membantu dalam penyelidikan,” tuturnya.

“Sehingga mereka (penyidik) tidak bekerja keras karena keterangan-keterangan yang Richard berikan,” sambungnya.

Sebagai orang tua Bharada E, ia kecewa tidak ada keadilan untuk anaknya. Oleh karena itu ia meminta tolong kepada Presiden dan Kapolri.

“Tolonglah bapak presiden, bapak kapolri, siapapun yang mendengarkan suara hati kami, sebagai orangtua kami merasa tidak ada keadilan untuk Icad saat ini,” pungkasnya.

Terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E dituntut hukuman pidana 12 tahun penjara dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.