Makassar Terkini
Masuk

IDI Menyebut Aturan PCR Negatif Kembali Diberlakukan

Terkini.id, Jakarta – Satgas COVID-19 mengeluarkan aturan baru dan IDI Erlina Burhan menyebutkan bahwa aturan PCR Negatif untuk pelaku perjalanan kembali diberlakukan, Rabu 22 Juni 2022.

Diketahui bahwa genap sepekan berturut-turut, kasus COVID 19 hari ini bertahan di atas level seribu. Satgas COVID 19 mengeluarkan aturan yang terbaru buat mencegah penularan lebih luas.

Aturan itu termuat pada Surat Edaran (SE) Satgas No 22/2022 mengenai Protokol Kesehatan untuk Pelaksanaan Kegiatan Berskala Besar untuk COVID-19 Indonesia, akan berlaku mulai pada Selasa 21 Juni 2022.

Juru bicara Satgas COVID, Prof Wiku Adisasmito menyebutkan bahwa SE tersebut mengatur kegiatan lokal ataupun internasional, dimana dihadiri secara fisik oleh lebih dari 1.000 orang. Aturan tersebut berlaku baik buat acara pada dalam ruangan maupun di luar ruangan.

Berikut imbauan untuk COVID Indonesia yang diatur pada SE tersebut antara lain yang dilansir dari detikhealth pada Rabu 22 Juni 2022:

Vaksinasi:
Anak (6-17 tahun) wajib vaksinasi dosis kedua
Dewasa (di atas 18 tahun) wajib vaksinasi booster

“Khusus untuk anak di bawa usia 6 tahun atau pengidap komorbid yang tidak dapat menerima vaksin, diimbau untuk tidak mengikuti kegiatan berskala besar demi kesehatan masing-masing individu,” terang Prof Wiku.

Screening secara spesifik
Melibatkan tamu VVIP (menteri ke atas) wajib PCR 2×24 jam
Acara multilateral wajib antigen sebelum masuk
Non multilateral dan tidak ada VVIP wajib screening gejala
IDI: Wajibkan Tes PCR untuk Perjalanan!

Di samping itu, Satgas Waspada dan Siaga COVID-19 PB IDI Erlina Burhan pada konferensi pers pada hari itu, mengatakan bahwa sejumlah rekomendasi soal kenaikan kasus COVID hari ini, yakni salah satunya bagi mewajibkan lagi tes PCR (Polymerase Chain Reaction) buat syarat perjalanan.

“Aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan kembali diberlakukan, mengingat harga tes semakin murah,” bebernya dr Erlina pada Selasa 21 Juni 2022.

Mengenai tracing yang dirasa mulai kendor juga disinggung oleh dr Erlina. Baginya, tracing sekarang tidak seagresif seperti terjadi amukan gelombang varian Delta. Baginya, sekarang perlu kembali diintensifkan.

Cukup sepekan berturut-turut, kasus harian COVID Indonesia menunjukkan di atas angka seribu. Beberapa riwayat penambahan kasus tersebut.

Selasa, 21 Juni 2022: bertambah 1.678 kasus dari 91.100 spesimen yang diperiksa
Senin, 20 Juni 2022: bertambah 1.180 kasus dari 72.023 spesimen yang diperiksa
Minggu, 19 Juni 2022: bertambah 1.167 kasus dari 51.051 spesimen yang diperiksa
Sabtu, 18 Juni 2022: bertambah 1.264 kasus dari 63.109 spesimen yang diperiksa
Jumat, 17 Juni 2022: bertambah 1.220 kasus dari 75.605 spesimen yang diperiksa
Kamis, 16 Juni 2022: bertambah 1.173 dari 76.459 spesimen yang diperiksa
Rabu, 15 Juni 2022: bertambah 1.242 kasus dari 79.001 spesimen yang diperiksa