Invasi Rusia ke Ukraina Belum Selesai, Menlu Rusia: Kini Negara Barat Nyatakan Perang Total Kepada Rusia

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Rusia melalui Menteri Luar Negerinya, Sergey Lavrov mengatakan jika negara-negara Barat ingin lakukan perang secara total untuk Rusia.

“Barat telah menyatakan perang total terhadap kami, di dunia orang-orang Rusia. Tidak ada yang merahasiakan ini,” kata Lavrov pada pertemuan Dewan kepala wilayah konstituen Rusia di Kementerian Luar Negeri Rusia dan dikutip dari news.detik.com pada Sabtu 28 Mei 2022.

Kemudian, TASS yang merupakan kantor berita Rusia memberitakan bahwa pihak Barat yang ingin ‘membatalkan’ Rusia. Akan tetapi, usaha tersebut tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Lavrov mengatakan bahwa usaha itu akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang.

Baca Juga: Bersenjatakan Lengkap, 39 Paspampres Kawal Jokowi ke Ukraina

Lavrov juga mengatakan bahwa usaha untuk membatalkan Rusia diterapkan pada karya klasik. “Larangan telah dikenakan pada karya klasik seperti Tchaikovsky, Dostoyevsky, Tolstoy dan Pushkin,” ucap Lavrov.

Tidak sampai di situ, Menlu Rusia itu mengungkap bahwa sikap Barat yang ditaruh pada slogan-slogan indah sudah diajukan 30 tahun lalu setelah Perang Dingin selesai. 

Baca Juga: Propaganda Rusia: Operasi Militer Rusia di Ukraina Telah Berakhir, Sekarang...

Selain itu, Lavrov juga berargumen jika nilai-nilai kemanusiaan universal itu bertujuan untuk membangun rumah bersama Eropa dari Atlantik hingga Pasifik. Selanjutnya, Lavrov mengatakan bahwa nilai-nilai dari kata-kata tersebut bisa dilihat.

“Sekarang kita bisa melihat nilai sebenarnya dari kata-kata indah ini,” kata Menlu Rusia itu.

Pada akhirnya, Pemerintah Rusia menyatakan tidak akan pernah mundur dan tidak setuju untuk menyerah dalam situasi yang diberikan oleh negara-negara Barat.

Baca Juga: Propaganda Rusia: Operasi Militer Rusia di Ukraina Telah Berakhir, Sekarang...

Lavrov juga mengungkap bahwa kondisi saat ini merupakan tuntutan besar yang akan terkandung dalam pembicaraan konkret terhadap kerja sama antara kementerian dan masyarakat sipil.

“Dalam situasi ini ada tuntutan besar untuk pembicaraan konkret tentang bagaimana kita mengembangkan kerja sama kita, kerja sama antara kementerian kita dan masyarakat sipil, termasuk di tingkat daerah,” tambahnya.

Bagikan