Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan pendakwah kontroversial Habib Bahar Smith jalan di mall bareng keluarga usak mendapat surat panggilan dari polisi, beredar di media sosial.
Video Bahar Smith jalan di mall bareng keluarga tersebut awalnya diunggah kanal YouTube Sayyidbahar official, seperti dilihat pada Sabtu 1 Januari 2022.
Dalam narasi video itu, tertulis Habib Bahar santai usai mendapat surat panggilan dari Polda Jawa Barat terkait kasus dugaan ujaran kebencian.
Setelah mendapat surat panggilan dari aparat pada pagi harinya, kata sang pengunggah video, siang harinya Bahar Smith kemudian jalan-jalan di mall bersama keluarga.
“Habib Bahar santai. Tadi pagi habis mendapat surat panggilan dari Polda Jabar, siangnya Habib Bahar jalan-jalan bahagia bersama keluarga,” demikian narasi tertulis dalam video itu.
- Bagi Haikal Hassan, Presiden Indonesia Adalah Jokowi Bukan Prabowo Subianto
- Singgung Podcast Refly Harun, YM: Berani Bayar Duit Untuk Bohong!
- Seruan Habib Bahar Smith: Usir Homo di Kampung Kalian, Mereka Undang Azab Allah
- Bahar Smith: Habib Rizieq Dipenjara Gegara Maulid, Saya Akan Buktikan
- Ngaku Keberatan dengan Dakwaan Jaksa, Habib Bahar: Saya Mengajukan Eksepsi yang Mulia!
Sementara dalam judul video tersebut, pengunggah video menyebut Habib Bahar setelah mendapat surat panggilan polisi malah jalan-jalan santai bersama keluarganya.
“Waduh!!! Habib Bahar habis dapat surat panggilan malah jalan-jalan santai bersama keluarga,” tulis sang pengunggah video.

Diketahui, Habib Bahar Smith dilaporkan ke aparat usai video ceramahnya yang menyindir keras KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman dinilai sebagai bentuk ujaran kebencian.
Bahar Smith pun lewat video perbincangannya dengan Jurnalis Karni Ilyas, mengaku heran dirinya dilaporkan ke aparat gegara ujaran kebencian.
Pasalnya, Bahar merasa tak pernah sekalipun melontarkan kebencian kepada siapapun maupun menyuruh umat membenci orang lain.
“Saya juga gak tahu mereka ini laporin apa, ujaran kebencian? Saya ujarkan kebencian kepada siapa? Saya nyuruh umat benci kepada siapa?,” ujar Bahar Smith.
Maka dari itu, Bahar Smith meminta masyarakat untuk melihat secara utuh video ceramahnya yang dituding pihak pelapor sebagai ujaran kebencian.
“Jangan potong-potong video ceramah itu. Putar dong secara utuh dari awal sampai akhir. Bahkan di situ saya bilang kok, kalau ada kebaikan-kebaikan dari Dudung kita ambil. Contoh (ucapan Dudung), kita akan mengambil merekrut TNI dari santri. Oh itu bagus,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
