Terkini.id, Jakarta- Jari Brigadir J putus usai melakukan aksi baku tembak dengan Bharada E, bukan karena disiksa menggunakan cigar cutter.
Polri dengan tegas mengatakan, jari putus karena cara Brigadir J yang memegang tembakan.
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan, saat Brigadir J melakukan penembakan terhadap Bharada E, dia memegang senjatanya dengan menggunakan dua tangan.
“Dan di sampaikan pula tadi ada peluru yang kena ke jari Brigadir J itu sendiri. Kemudian tembus dan mengenai bagian tubuh yang lain”, ungkap Kombes Pol Budhi dikutip dari merdeka.com pada Rabu 20 Juli 2022.
Kemudian Budhi menegaskan jika tidak ada luka penganiayaan atau potongan dari Brigadir J.
- Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, MA Terima Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs
- Kalah Banding, Bagaimana Nasib Para Anak Buah Ferdy Sambo?
- Kuat Maruf Ajukan Hukum Kasasi Setelah Banding Ditolak Atas Vonis 15 Tahun Penjara
- Permohonan Banding Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
- Hentikan Perlindungan ke Richard, Ketua LPSK: Kami Sedih, Eliezer Nangis, Pengawal Juga Nangis
Seluruh luka yang terjadi pada tubuh Brigadir J berasal dari peristiwa tembak menembak antara Brigadir J dengan Bharada E.
“Saya tegaskan semua luka yang ada pada tubuh Brigadir J berdasarkan hasil autopsi sementara berasal dari luka tembak”, tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
