Nurlia petani muda asal Maros merasa bangga, ia berharap penghargaan yang ia terima akan menjadi motivasi kerja lebih giat bagi dirinya dan juga petani milenial lainnya.
“Suatu kebanggaan.semoga menjadi motivasi bagi saya dan teman teman petani milenial se-nusantara” ujar Nurlia sesaat setelah mendapatkan penghargaan.
Sama halnya dengan Nurlia, Ismail Azis petani milenial asal desa Bontomasila Kabupaten Bulukumba yang juga mendapatkan penghargaan, merasa bahwa Pemerintah telah memberikan kehormatan kepadanya.
“Penghargaan Petani Milenial Inovatif adalah sebuah kehormatan bagi saya, namun ini juga adalah tantangan agar bisa lebih memberikan hal yang inovatif terbaik di bidang Pertanian,” ujarnya.
Petani yang sudah menghasilkan 15 jutaan perbulan dari usaha jagung dan padinya tersebut sedikit kaget dengan pemberian penghargaan tersebut.
- Produksi Pangan Terancam Kekeringan, Kementan Optimalkan Sarana Air
- Tanam Perdana Padi di Gowa, Polbangtan Kementan Perkuat Ketahanan Pangan
- Kolaborasi Polbangtan Kementan dan Universitas Pertahanan Wujudkan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Pertanian
- Sukseskan Swasembada Pangan, Kementan Laksanakan Bimtek Brigade Pangan
- Upgrade Standar Layanan Publik, Polbangtan Kementan Gelar Public Hearing
Kebiasaan sehari-harinya sebagai Petani yang juga ditambah kegiatan membina mitra tani dalam pengembangan peningkatan produksi dan pendapatan rupanya diapresiasi oleh Pemerintah.
“Harapan saya kedepan Khususnya petani milenial terus bergerak dengan mentalitas yang kuat menjadi pelopor pertanian yang inovatif, menjadi yang terdepan saling bergandengan, berkolaborasi untuk kemajuan bersama serta berpikir positif dalam setiap tantangan yang dihadapi,” tutup Ismail.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
