Terkini.id, Makassar – Jelang Ramadan, badut jalanan dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) lainnya di Kota Makassar semakin menjamur. Mereka seperti tak terhentikan.
Meskipun pihak Dinas Sosial telah melakukan penertiban secara masif, tetapi masih banyak pengemis dan badut jalanan yang terlihat di beberapa perempatan, seperti di Jalan Veteran Utara-Kerung-Kerung dan Jalan Adhyaksa hingga sepanjang perempatan Pettarani Makassar.
Data dari Dinas Sosial mencatat bahwa sejak Januari 2023, sudah berhasil menjaring 49 orang PMKS, terdiri dari anak jalanan, gelandangan-pengemis, lansia terlantar, orang terlantar, manusia silver, dan orang dengan gangguan jiwa.
Plt Kepala Dinas Sosial Makassar, Armin Paera, mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan penjaringan PMKS secara masif jelang Ramadan.
Namun, petugas sering kesulitan karena PMKS sudah terkoordinasi dengan baik. Selain itu, pihak Dinas Sosial juga sudah menyita 80 kostum badut dan beberapa peralatan yang digunakan oleh PMKS.
- Jelang Ramadan, XL Axiata Resmikan Masjid Wakaf Karyawan dan Manajemen di Kabupaten Banggai
- Kenaikan Harga Bahan Pokok di Makassar Menjelang Ramadan, Pedagang Sebut Permintaan Meningkat
- Jelang Ramadan, Phinisi Hospitality Indonesia Bakti Sosial di Masjid 99 Kubah Makassar
- Jelang Ramadan, BI Sulsel Siapkan Uang Tunai 4,43 triliun
- Harga Bahan Pokok di Makassar Merangkak Naik Jauh Sebelum Jelang Ramadan
“Ada pemasok kostumnya, pengadaan kostum dan peralatannya ini sebenarnya terlalu gampang, mereka beli online,” kata Armin, Selasa, 7 Maret 2023.
Plt Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Suhartini, mengharapkan kerjasama dari masyarakat untuk tidak memberi uang kepada PMKS, terutama saat Ramadan nanti.
Ia menyarankan agar masyarakat menyalurkan sedekahnya ke badan amal atau masjid. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk ikut berperan dalam mengatasi masalah PMKS dan penyandang masalah sosial lainnya, seperti pekerja seks komersial.
“Kita akan masifkan sosialisasi ke masyarakat, minta kerja sama mereka,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
