Jelang Sisa Masa Jabatannya, Ini Pesan Danny Pomanto Untuk Pejabat Pemkot

Danny Pomanto
Walikota Makassar, Danny Pomanto

Terkini.id, Makassar – Jelang sisa masa jabatannya sekitar 1 setengah bulan ke depan, Wali kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memberi pesan kepada pejabat (Pj) yang akan mengisi kekosongan sementara pada jabatan struktural pemerintahan Kota Makassar yang akan ditinggalkannya.

“Mereka harus taat sama pemerintah. Pj ini sangat penting sekali, mereka harus ikut dengan kaidah-kaidah,” kata Danny saat ditemui di Hotel Dinasti Makassar, Jalan Lombok, Selasa, 19 Maret 2019.

Menurut Danny, sistem adalah hal paling utama yang ingin diwariskan kepada penerusnya. Ia menilai sistem yang baik akan bermuara pada hal baik.

“Pertama-tama yang ingin saya lanjutkan kepada penerus saya adalah sistem, bukan orang, orang itu bagian dari sistem,” ujar Danny dengan penuh semangat.

Selain itu, Danny mengatakan setelah sistem selesai baru melangkah ke inovasi. Pasalnya, menurut Danny inovasi juga merupakan bagian dari sistem.

“Setelah itu baru prosedur karena ia pun bagian dari sistem,” ungkapnya.

Sehingga, kata Danny, kapan sistem itu dirusak maka rusaklah segalanya.

Ia berharap orang yang akan menggantikannya mampu menjalankan sistem dengan baik.

Danny: Tanpa kekompakan, Kota Makassar tidak berarti apa-apa

Terkait kemajuan pembangunan Kota Makassar yang mendapat ratusan penghargaan, baik dari pemerintah pusat maupun dari luar negeri, Danny menegaskan bahwa semua itu karena pikiran yang maju.

“Saya ingin katakan jangan pernah berpikir tanpa saya mereka tidak bisa maju, harus lebih maju. Jadi bukan maju saja, tapi harus lebih maju,” pesannya.

Untuk mencapai itu semua, Danny menyebutkan harus mengandalkan sistem kekompakan.

Menurutnya tanpa kekompakan Kota Makassar tidak berarti apa-apa.

Terakhir, Danny mengimbau untuk berhati-hati dengan politik. Ia menilai politik sangat destruktif, bisa memecah-bela.

“Kita sudah belajar kemarin dengan kotak kosong soal ancaman-ancaman dan lain-lain, kita bisa melihat bagaimana pemecahan politik bisa merusak pembangunan bangsa ini, terutama hoax,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini