Masuk

Jelaskan Arti Azan, KH Luthfi Bashori: Suaranya Memang Harus Keras

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ulama kharismatik, KH Luthfi Bashori menyebut suara azan memang harus dikumandangkan dengan keras labtaran hal itu sesuai dengan arti azan yang berasal dari kalimat ‘Al Uzun’.

Hal terkait suara azan dan arti kalimat dari azan itu disampaikan KH Luthfi Bashori lewat video ceramahnya yang viral di media sosial usai diunggah pengguna Twitter Lelaki_5unyi, seperti dilihat pada Rabu 2 Maret 2022.

Dalam video itu, tampak Kiai Luthfi Bashori mengungkapkan bahwa azan berasal dari kalimat ‘Al Uzunu’ yang artinya telinga.

Baca Juga: Masjid 99 Kubah Asmaul Husna Makassar Kumandangkan Dua Kali Azan Subuh

“Azan itu dari kalimat apa? Al Uzunu. Apa Al Uzunu? Telinga. Jadi orang azan itu biar didengarkan oleh telinga,” kata Luthfi Bashori.

Luthfi pun mengatakan, apabila suara azan dilantunkan dengan suara pelan maka tak akan ada telinga yang mendengarnya.

“Maksudnya gimana? Kalau azan itu disuruh lirih atau pelan-pelan maka gak ada telinga yang dengar,” ungkapnya.

Baca Juga: Azan sebagai Praktik Komunikasi Islam

Maka dari itu, Kiai Luthfi menilai suara azan memang harus keras agar didengarkan oleh semua jamaah.

“Gimana caranya agar didengarkan semuanya? Maka azannya perlu dikeraskan,” tegasnya.

Selain itu, Luthfi juga menceritakan kisah Nabi Muhammad SAW yang memerintahkan Sayyidina Bilal untuk mengumandangkan azan.

Menurutnya, saat Rasulullah memerintahkan Sayyidina Bilal mengumandangkan azan sang muazin itu pun naik ke atas bukit dan mengumandangkan azan dengan kencang.

Baca Juga: Musni Umar: Adzan Isya Baru Saja Berkumandang, Selamat Shalat Maghrib

Oleh karena itu, KH Luthfi Bashori menegaskan bahwa azan sesuai arti dan syariat memang harus dikumandangkan dengan suara keras.

“Jadi azan itu disyariatkan suara kencang,” ujarnya.