Terkini.id, Jakarta – Kritikan Jusuf Kalla kepada pemerintah terkait beratnua mengkritik pemerintah karena ancaman dilaporkan ke polisi, mendapat tanggapan dari Mahfud MD.
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, tersebut menyoroti sejumlah pihak yang kritis terhadap pemerintah seperti Refly Harun, dan juga Rocky Gerung. Namun, mereka tidak ditangkap atau dijerat hukum.
“Anda tahu berapa kerasnya Refly Harun, berapa kerasnya kritiknya Rocky Gerung, nggak diapa-apain tuh, dan banyak sekali,” kata Mahfud dalam HUT ke-13 tvOne, Senin, 15 Februari 2021 dikutip dari vivanews.
Mahfud mengatakan setiap kritik masuk kepada pemerintah. Namun, jika sudah membuat hoax, menyatakan demokrasi harus ditolak, atau menyatakan suatu ideologi sudah tidak cocok, maka menjadi persoalan.
“Itu ada prosedurnya, ikut ke partai, bikin partai,” katanya.
- Gerakan Rakyat Sulsel Bela Kritik Anies, Asri Tadda: Optimisme Harus Dibangun di Atas Kejujuran
- Jurnalis Media Online Jadi Korban Penganiayaan Brutal dan Ancaman Pembunuhan di Takalar
- Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Salurkan 1.000 Paket Sembako untuk Warga Pra Sejahtera di Bitung
- UMI Bersinar di Belmawa 2026, Prof Hambali Thalib: Mahasiswa Sedang Bersiap Jadi Pemimpin Bangsa
- GGN dan Coca-Cola Indonesia Gelar Festival Sepak Bola Rakyat di Makassar, Libatkan 670 Talenta Muda
Mahfud menambahkan radikal memiliki tiga tampilan yaitu satu dalam bentuk sikap intoleran, tidak suka pada orang lain.
“Nggak apa-apa nggak suka, asal jangan mengganggu,” katanya.
Yang kedua, lanjut dia, bentuknya teror. Mahfud menegaskan bahwa terorisme adalah geralan radikal.
“Lalu radikal yang ketiga wacana. Kalau wacana kita lawan dg wacana. oleh karena itu di uu ada istilah deradikalisasi, terorisme radikal,” katanya.
Mahfud menaku berbicara dari sudut hukum. Dia menambahkan tidak semua orang kritis dianggap radikal.
“Pak JK kurang apa kritisnya, nggak diapa-apain juga. Banyak orang kritis nggak diapa-apain,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
