Masuk

Jumlah Korban Kanjuruhan Versi Pemerintah Vs Aremania Beda Jauh

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Kelompok suporter Arema yang dijuluki Aremania memperkirakan jumlah rekannya yang menjadi korban dalam tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, jauh melebihi data resmi dari pemerintah.

Dadang Indarto, perwakilan dari Aremania menyatakan jumlah korban meninggal dunia dalam tragedi Stadion Kanjuruhan tersebut kemungkinan lebih dari 200 orang.

Dadang mengatakan perkiraan angka tersebut merupakan temuan awal sesudah pihaknya memperoleh informasi dari Aremania Malang serta sekitarnya.

Baca Juga: Mahasiswa UM Gelar Pendampingan dan Pelatihan Digital Marketing Pada UMKM Flamingo Boba97

“Kalau data yang dikeluarkan pemerintah sekarang 125 korban meninggal dunia. Kami memperkirakan itu lebih, kalau menurut perkiraan kami di atas 200.” Ujar Dadang di Malang, Senin 3 Oktober 2022. Dikutip Terkini.id dari cnnindonesia.com.

Menurut Dadang, sebagian korban yang meninggal itu langsung dibawa pulang rekannya ke daerah tempat tinggal setelah kejadian. Mereka tidak sempat dibawa ke rumah sakit.

“Karena banyak jenazah yang langsung dibawa pulang. Di Probolinggo ada 7. Di Pasuruan ada 3, bahkan bisa lebih.” Jelasnya.

Baca Juga: Mahasiswa UM Lakukan Pengembangan Wawasan Manajerial pada UMKM Bubuk Kopi Robusta

Untuk itu, Aremania membentuk tim independen pencari fakta. Tim tersebut bertugas untuk mengumpulkan data kematian korban dari seluruh wilayah.

“Kami membentuk Tim Aremania Pencari Fakta, itu nantinya akan kami sinkronkan. Kami akan komunikasi antar daerah bukan hanya di Malang Raya saja. Dari Banyuwangi, Madiun, Pasuruan, Blitar, Kediri dan Jombang.” Ujarnya.

Dadang juga meminta pemerintah agar transparan dalam menyampaikan data yang sebenarnya ke tengah publik.

“Kami memaklumi kalau data (kematian) itu di-publish, maka ini bukan hanya kasus sepak bola Indonesia. Tapi menunjukkan lemahnya negara melindungi rakyatnya.” Tutupnya. 

Baca Juga: Cerita Pilu Rusdi Aremania yang Alami Depresi Usai Tragedi Kanjuruhan

Saat berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan dari pihak lain mengenai pernyataan Aremania terkait korban jiwa itu. 

Sebelumnya diberitakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang telah mengumumkan jumlah korban jiwa dari tragedi Kanjuruhan ada 125 orang. Korban luka berat 39 orang dan luka ringan 260 orang.

Sementara, data resmi dari pemerintah pusat mengatakan angka korban tewas sebanyak 125 orang. 

Sebelumnya disebutkan terdapat 127 atau 131 orang korban tewas. Namun, belakangan perbedaan angka itu akibat ada nama yang ganda.