Jusuf Kalla Berangkat ke Singapura Besuk Ani Yudhoyono

Wapres JK bersama ibu

Terkini.id, Jakarta – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla siang ini bertolak ke Singapura, Minggu 03 Maret 2019.

Menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Bae RJ – 85, Wapres beserta istrinya Mufidah Jusuf Kalla dan rombongan dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta lepas landas menuju Singapura pukul 13.30 WIB atau 14.30 WS.

Jusuf Kalla diperkirakan tiba di Changi International Airport, Singapura pada pukul 16.20 WS, Wapres lalu disambut oleh Duta Besar LBBP RI untuk Singapura I Gede Ngurah Swajaya.

Kemudian, Wapres beserta Mufidah Jusuf Kalla didampingi Duta Besar I Gede Ngurah Swajaya dan rombongan menuju Rumah Sakit National University Singapore.

Di sini, Wapres menjenguk Ani Yudhoyono istri presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang sedang menjalani perawatan karena sakit di rumah sakit tersebut.

Baca juga:

“Ya tentu saya merasa, mari kita mendoakan agar Ibu Ani bisa kembali sembuh dari penyakitnya,” katanya usai membuka Musyawarah Kerja Nasional PMI Tahun 2019 di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin 11 Februari lalu.

Wapres pun mendoakan kesembuhan mantan Ibu Negara itu sehingga dapat berkumpul kembali bersama keluarga di tanah air.

“Mendoakan sebagai mantan ibu negara sangat penting. Sama-sama mendoakan untuk kesembuhan beliau,” lanjutnya.

Pergi Pulang

Usai membesuk istri SBY, Wapres kembali ke tanah air pada sore di hari yang sama.

Selain Mufidah Jusuf Kalla, mendampingi Wapres dalam rombongan Mantan Menko Perekonomian Chairul Tanjung, Rahmat Witular, Kepala Sekretariat Wapres Mohamad Oemar, serta Staf Khusus Wapres Bidang Komunikasi dan Informasi Husain Abdullah/Jubir Wapres RI.

Komentar

Rekomendasi

Andi Herry Iskandar Yakin Prof Yusran Bisa Lakukan Percepatan di Kota Makassar

Protokol New Normal Resmi Diterbitkan: Jarak Antar-karyawan Minimal 1 Meter

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Warganya karena Larang Salat Id Berjemaah

Kurva COVID-19 di Wilayah ini Landai, Berikut Kuncinya

Danny Pomanto: Kita Boleh Terlambat, Tapi Tidak Boleh Tertinggal Tangani Corona

Viral Pria Tua Diduga Gangguan Jiwa Dianiaya Dua Oknum Polisi

Hendak Antar Obat, Dua Petugas Medis Covid-19 di Papua Ditembak KKB

Polisi Tangkap Provokator Aksi Kericuhan Warga di Buol Saat Salat Idulfitri

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar