Tingkat perlindungan dari vaksin ini adalah 100 persen.
Para peneliti di perusahaan bioteknologi yang berbasis di Beijing, Sinovic, mengatakan kepada Sky News pada Sabtu 30 Mei 2020 bahwa mereka sedang merencanakan untuk mengadakan uji klinis Fase III di Inggris.
“Ini harus berhasil, 99 persen (pasti),” ungkap peneliti Sinoac Luo Baishan.
Dr. Peter Hotez dari Baylor College mengatakan kepada MSNBC, Minggu (31/5/2020) bahwa vaksin yang berhasil dikembangkan sebelum pertengahan 2021 merupakan pembuatan vaksin dengan rekor tercepat sepanjang masa.
Minggu lalu, direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) AS, Anthony Fauci, mengatakan vaksin virus Corona bisa siap pada awal November.
- Vaksin COVID-19 dan Kontraindikasi Buat Ibu Menyusui
- Berikut Jenis Vaksin Aman Buat Ibu Menyusui
- Warganet: Uda Divaksin Kami Nih Ngga Mati-mati, Akhirnya Harga Sawit Diturunkan Agar Kami Mati, Kartu Sakti Jokowi Tidak Berlaku
- Vaksin Syarat Pencairan TPP, BKD : ASN Harus Jadi Contoh Masyarakat Percepatan Vaksinasi
- Waspada! Covid-19 Belum Usai : Peneliti Temukan Ancaman Virus Hendra
Food and Drug Administration (FDA) mempercepat proses uji coba vaksin Corona. Federasi Internasional Produsen dan Asosiasi Farmasi (IFPMA) yang berbasis di Jenewa mengadakan konferensi virtual pada hari Kamis (28/5/2020).
Saat itu, IFPMA membahas masalah yang tengah dihadapi industri dalam memproduksi vaksin yang aman pada skala global.
Direktur IFPMA Thomas Cueni mengatakan, saat ini ada 10 vaksin yang sedang dikembangkan di seluruh dunia dan tujuan utamanya adalah memproduksi mereka untuk semua negara.
“Kami memiliki rasa tanggung jawab yang mendalam karena kami perlu memastikan tidak ada yang tertinggal,” kata Cueni, Kamis.
“Gagasan tentang vaksin yang adil dan terjangkau sangat penting.”
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
