Terkini, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid menyebut bahwa, alokasi anggaran sebesar Rp4,5 miliar untuk infrastruktur drainase di Kawasan Center Point of Indonesia (CPI), bukan kebutuhan mendesak.
Anggaran sebesar itu, merupakan pengadaan yang dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal itu, disebutkan pada rapat kerja Komisi D DPRD Sulsel, Selasa 4 Februari 2025.
“Saya melihat ada Rp4,5 miliar untuk drainase di CPI. Sebenarnya, CPI bukan kawasan yang terlalu mendesak. Sebaiknya, anggaran lebih difokuskan pada daerah yang benar-benar membutuhkan,” ujar Kadir Halid dalam rapat bersama Dinas BMBK di DPRD Sulsel.
Menurutnya, masih banyak wilayah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang lebih membutuhkan perbaikan infrastruktur ketimbang CPI.
- Munafri Pastikan Pemkot Makassar Hadir untuk Bantu Korban Kebakaran, KORPRI Bergerak Lewat Donasi
- Sindir Husniah, Pengacara Khaerul Aco Sebut Preseden Buruk Jika Pejabat Publik Lakukan Manipulasi Data
- TP PKK Perkuat Kelembagaan, Kukuhkan Pengurus Koperasi PKK Jeneponto Bahagia
- Kalla Toyota Bukukan Penjualan Rp12,55 Miliar, Minat Mobil Hybrid Makin Tinggi
- Siapkan 8 Pilot Kapal Ahli di Indonesia Timur, PJM Gandeng TNI AL dalam Pendidikan Pandu Tingkat II
Terlebih, pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat berpotensi berdampak pada anggaran daerah.
“Dengan adanya pemotongan anggaran dari pusat, sebaiknya kita lebih memprioritaskan daerah lain yang lebih mendesak. Tolong ini diperhatikan,” tegas legislator dari Fraksi Golkar itu.
Sementara itu, Kabid Pembangunan Preservasi Jalan Dinas BMBK Sulsel, Irawan Dermayasamin, menjelaskan bahwa anggaran Rp4,5 miliar tersebut sebenarnya sudah pernah diajukan dalam Rancangan Kerja Anggaran (RKA) tahun sebelumnya, namun sempat terhenti.
“Anggaran Rp4,5 miliar untuk drainase di CPI sudah pernah diajukan pada 2023, tetapi tertunda. Oleh karena itu, kami kembali mengusulkannya tahun ini,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
