Terkini.id, Makassar – Dinas Kesehatan Makassar menaruh perhatian terhadap jumlah korban meninggal dunia akibat Demam Berdarah (DBD).
Korban akibat Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ada di Makassar saat ini tercatat berjumlah 21 orang. Hal ini menjadi tantanngan Dinas Kesehatan Makassar untuk mencegah bertambahnya jumlah korban meninggal.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Makassar, dr Nasyiatul Azikin mengatakan warga masyarakat dihimbau untuk mencegah berkembangnya wabah penyakit yang mematikan ini.
Aksi nyata yang dapat dilakukan warga, kata Nasyiatul, adalah dengan konsisten menerapkan pola hidup bersih.
“Warga dihimbau untuk melakukan pencegahan dengan melakukan 3M, menguras bak mandi, mengubur barang bekas dan menutup saluran air,” beber Nasyiatul saat ditemui usai kegiatan Operasi 100 Pasien Katarak di Rumah Sakit Unhas, Jumat 15 Februari 2019.
Dinas Kesehatan telah melakukan fogging di beberapa titik di Makassar
- Perkuat Program Gizi Masyarakat, Dinkes Makassar Rapatkan Koordinasi Kepala Puskesmas
- Respons Kilat! Dinkes Makassar Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat LONTARA+
- Dinas Kesehatan Makassar Mewujudkan Kota Rendah Karbon Lewat Layanan Home Care Dottoro'ta
- Peduli Sosial, Umi Green Coffee Gelar Khitanan WA Gratis, Gandeng Dinkes Makassar
- Kasus Covid-19 Anak Meningkat, Dinkes Makassar: Lebih Sulit Jaga Prokes
Dari perkembangan data yang diperoleh, Nasyiatul menerangkan, di bulan Februari ini terjadi peningkatan pasien yang positif mengidap DBD. Dinkes pun, kata dia, telah berupaya memberikan pertolongan pertama pada pasien DBD.
Selain itu, lanjutnya, pihak Dinkes Makassar juga telah membagikan bubuk abate kepada warga dan melakukan fogging di beberapa titik.
Kepala Dinas Kesehatan menekankan untuk hidup sehat. Pasalnya, kata dia, hidup sehat menjauhkan dari penyakit.
“Jaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan. Dan harus konsisten yah,” demikian kata mantan PLT Sekda Makassar ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
