Kang Dede: Kasus ‘Kitab Suci Fiksi’ si Propengkor Dungu dari Tahun 2019 Lenyap Tanpa Bekas yah Pakpol?

Kang Dede: Kasus ‘Kitab Suci Fiksi’ si Propengkor Dungu dari Tahun 2019 Lenyap Tanpa Bekas yah Pakpol?

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto alias Kang Dede mengungkit soal kasus pengamat politik, Rocjy Gerung yang menyebut “kitab suci adalah fiksi”.

Kang Dede menilai bahwa kelanjutan kasus Rocky Gerung ini telah lenyap sejak tahun 2019.

“Kasus “Kitab Suci Fiksi” si propengkor dungu dari tahun 2019 LENYAP tanpa bekas yah Pakpol,” kata Kang Dede melalui akun Twitter resminya pada Kamis, 6 Januari 2022.

Bersama pernyatannya, Kang Dede membagikan berita berjudul “Polisi: Kasus Kitab Suci Fiksi Rocky Gerung Masih Berjalan”.

Dilansir dari berita Liputan 6 itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan bahwa penyidik masih mendalami ucapan Rocky Gerung yang menyebutkan kitab suci adalah fiksi.

Baca Juga

“Masih (berjalan), kita masih proses kasus itu,” katanya kepada merdeka.com pada Jumat, 17 Mei 2019.

Argo mengatakan bahwa pihaknya juga tengah memeriksa saksi-saksi dan saksi ahli untuk menguatkan kasus tersebut.

“Ya itu pasti kita lakukan, kita terus periksa saksi-saksi dan saksi ahli ya,” ujarnya.

Perihal pemanggilan Rocky Gerung, Argo mengaku tak tahu kapan pengamat politik itu akan diperiksa kembali.

“Ya, itu nanti lihat dari hasil pemeriksaan saksi-saksi ya, itu wewenang dari penyidik ya,” pungkasnya.

Sementara itu, pelapor Rocky Gerung, Jack Lapian mengaku telah bertemu dengan penyidik.

Saat itu, ia membeberkan bahwa penyidik tengah memeriksa saksi ahli bahasa untuk menganalisis ucapan Rocky Gerung tersebut.

Sebelumnya, Rocky Gerung mengatakan bahwa kitab suci adalah hal yang fiksi dan itu berbeda dengan fiktif.

Ucapan itu dikatakan Rocky di acara Indonesian Lawyers Club (ILC) TvOne bertajuk “Jokowi-Prabowo Berbalas Pantun” PADA 10 April 2018.

“Fiksi adalah energi yang dihubungkan dengan telos, dan itu sifatnya fiksi. Dan itu baik. Fiksi adalah fiction, dan itu berbeda dengan fiktif,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.