Terkini.id, Makassar – Angka kematian dokter di Indonesia akibat virus Corona merupakan tertinggi di dunia, penyebab utama minimnya Alat Pelindung Diri serta ketidakjujuran masyarakat sudah pernah berinteraksi yang sudah terpapar virus Covid-19.
Oleh karena itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe menghaturkan duka mendalam tanpa dokter dunia lumpuh.
“Dokter merupakan aset sehingga wajib di lindungi sebab kalau dokter selamat maka banyak jiwa yang terselamatkan,”ujar Laupe.
Guntur Laupe memberi apresiasi atas kepeduliam PT Bintang serta PMI Kota Makassar terhadap keselamatan dokter dengan donasi rapid test 300 residen dokter serentak se kota Makassar ini bentuk apresiasi kepada pejuang Covid-19 pungkas orang nomor satu di Polda Sulsel ini.
Sementara itu, Direktur PT Bintang, Andri Gunawan Horas, mengatakan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian terhadap maraknya virus Corona yang telah banyak jatuh korban dokter yang jumlahnya tertinggi di dunia.
- Pemerintah Lewat Kemenkes Resmi Tetapkan Tarif Tes Rapid Antigen, Ini Harganya
- Tak Bisa Tolak Kedatangan Tamu Usai Dilantik, Danny-Fatma Siapkan Rapid Test
- Putus Penularan Covid-19 Kodim 0311 Pessel Gelar Rapid Test
- Garuda Indonesia Gandeng Pemprov Sulsel Sediakan Rapid Antigen Gratis
- Minimalisir Paparan Covid-19, Yonkav 6 Naga Karimata Laksanakan Kegiatan Rapid Tes
“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap maraknya virus Corona,” bebernya.
Di samping itu, Ketua PMI Makassar Syamsu Rijal berharap distribusi rapid test ini dapat meminimalisir resiko bagi dokter yang bertugas dalam misi mulia ini atas penghargaan akan apa yang telah dokter korbankan sehingga bersama IDI Makassar melakukan pemeriksaan rapid test serentak mulai hari ini Kamis 16 April 2020.
Ketua Satgas IDI Makassar tanggap Covid-19 dr Muhammad Sakti Sp.OT didampingi Humas IDI Kota Makassar Dr Wachyudi Muchsin SH menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Bintang Peduli, PMI Kota Makassar dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Guntur Laupe atas kepeduliannya keselamatan dokter.
“Dengan rapid test ini bisa melakukan pencegahan sehingga tidak ada lagi rekan sejawat kami yang menjadi korban,” pungkasnya.
Humas IDI kota Maksssar Dokter Koboi panggilan akrabnya, dengan dilaksanakan Rapid test buat residen dokter merupakan simbol perlawanan bersama terhadap Corona.
“Semoga bisa diikuti partisipasi dan peningkatan kesadaran masyarakat,” ujar Dokter Wachyudi Muhsin memberi apresiasi khususnya kepada Ketua PMI Makassar Syamsu Rijal yang selama ini konsisten berjung untuk kemanusiaan.
Dokter Yudi mewakili seluruh rekan sejawat dokter memberi apresiasi kepada Ketua PMI Makassar, tidak bosan mengajak semua pihak termasuk pengusaha untuk bersama membantu dokter dan paramedis dalam pengadaan APD.
“IDI Makassar dan PMI selalu bersama seluruh lapisan masyarakat memerangi virus corona hilang di Makassar dan Indonesia,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
