Terkini.id, Jakarta – Kabar menghebohkan datang dari seorang guru asal Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara yang berinisial MS.
MS diduga menghukum muridnya yang berbuat kesalahan, dengan menyuruh murid tersebut untuk makan sampah.
Kasus ini terkuak setelah adanya wali murid, yang melapor kepada kepolisian, lantaran tidak Terima anaknya diberi hukuman seperti itu.
Dikutip dari Solopos.com pada Minggu, 30 Januari 2022 bahwa kasus tersebut berawal dari MS yang tengah mengajar di kelas IV melihat ada murid dari kelas III yang berisik.
Karena terbawa emosi, MS kemudian mengambil salah satu bungkus snack di tempat sampah lalu memotongnya kecil-kecil.
- Ketua TP PKK Kendari: Perempuan Harus Mandiri dan Berkontribusi
- Sukses Turunkan Pengangguran, Baubau Jalani Verifikasi Lapangan Kemendagri
- Dari Bulukumba ke Sultra: Perjalanan Peternak Ayam Membawa Harapan Industri
- Tambang Nikel di Konawe Sultra Dikorupsi Rp5,7 Triliun, Tersangkanya Bayar Rp6 M untuk Lolos
- Gakkum KLHK Jerat Direktur Tambang Ilegal di Sultra dengan Penjara 15 tahun dan Denda 10 Miliar Rupiah
Setelah selesai, MS menyuruh 16 murid kelas III yang berisik tadi untuk memakan sampah yang telah digunting nya.
Atas perbuatannya tersebut, MS kini harus berhadapan dengan hukum karena dilaporkan oleh orang tua murid dan ditangani oleh Polres Buton.
Tidak sampai disitu, MS juga dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Buton yang beruakhir dengan pemecatan atas dirinya.
“Kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi,” ujar AKP Aslim selaku Kasat Reskrim Polres Buton, saat ditemui pada Minggu, 30 Januari 2022.
Menanggapi kejadian ini, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti merasa sangat prihatin.
Ia juga mengatakan, bahwa MS dapat dikenai sanksi pidana karena telah menimbulkan rasa tidak aman kepada murid, sebagaimana yang tercantum dalam Permendikbud 82/2015.
“Apa yang dilakukannya itu sangat tidak pantas. Apalagi dia sebagai guru,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
