Masuk

KKB Papua Kembali Serang Warga Sipil, 4 Orang Tewas, Satu Diantaranya Warga Bulukumba

Komentar

Terkini.id, Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali menyerang belasan warga sipil di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat ada 29 September 2022 lalu.

Dalam penyerangan yang diklaim dilakukan kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu, 4 orang dikabarkan tewas.

Satu diantaranya dikabarkan berasal dari Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan.

Baca Juga: KKB Papua Ancam Jokowi dan TNI: Mau Kirim Berapapun Personel TNI, Kami Tidak Takut

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, melalui Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Adam Erwindi telah merilis sejumlah nama yang turut menjadi korban tewas dalam peristiwa tersebut.

Sedikitnya ada empat orang menjadi korban meninggal dunia, yakni Abas selaku bos pekerja (52) tinggal di Sorong, Yafet selaku operator ekskavator (50) tinggal Sorong, Darmin supir truk (46) tinggal di Bintuni, dan Armin supir truk (43) tinggal di Sorong.

“Satu orang korban belum diketahui nasibnya dengan jenis kelamin perempuan atas nama Reva (28) tinggal di Sorong. Polda Papua Barat sudah mengantongi nama-nama pelaku berdasarkan keterangan dan data,” ujar Adam dalam keterangan resminya yang dikutip dari link papua.com.

Baca Juga: Senjata Organik Polri Jenis AK-101 dan Sniper SSG08 Jatuh di Tangan KKB, Begini Kronologinya

Belakangan, beredar sejumlah informasi di group perpesanan bahwa satu korban tewas dari insiden tersebut merupakan warga Bulukumba Sulawesi Selatan.

Adalah Darmin Bin Raba Utong merupakan warga Kalumpang Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan. 

“Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji’un. Telah meninggal dunia Darmin Bin Raba Utong (anak dari Pung Raba Kebo), adek dari Hj. Sukaerah Raba di pegunungan Sorong Papua pada Hari Kamis Sore, ” tulisnya. 

“Informasi baru sampai ke keluarga pada Hari Jumat pagi kemarin, kalau tidak salah ada 4 temannya juga meninggal dunia semua itu ditembak oleh OPM, semoga Allah SWT menerima segala amalnya dan mengampuni segala dosa-dosanya,”demikian sambungan bunyi informasi dari sepupu Korban yang beredar di group perpesanan pada Sabtu 1 Oktober 2022 kemarin.

Baca Juga: KKB Papua Pamer Penggal Kepala Warga: Kami Tidak Main-Main!

Di samping itu, Polisi juga menyebutkan bahwa ada sembilan di antaranya berhasil menyelamatkan diri.

Enam orang menyelamatkan diri ke pos, yaitu Kusnadi (30) tinggal di Kampung Meyado, Stenkool 3, Remon Ulimpa (26) tinggal di Sorong, Irson (42) tinggal di Sorong, Agung (18) tinggal di Sorong, Muksin Rambe (49) tinggal di Bintuni Pasar, dan Ruslan alias Culang (33) terkena tembakan di lengan atas sebelah kanan tinggal di Pinrang.

Sementara, tiga orang lainnya menyelamatkan diri berpisah di Sungai Majnik lama ke arah Kampung Maghti, yakni Sitinjak (25) tinggal di Sorong, Om Kumis (55) tinggal Pinrang, dan Halim (20) tinggal di Sorong.

Akibat dari insiden tersebut, Kapolda Papua Barat telah memerintahkan jajaran agar terus memburu dan menangkap pelaku agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.