Terkini.id, Jakarta – Ekonom, sekaligus politikus Indonesia, Faisal Basri, mengkritik pemerintah dengan menyampaikan pernyataan sindiran.
Dirinya berpendapat bahwa ada faktor tertentu yang menyebabkan ekonomi tidak pernah bisa pulih. Menurutnya, pemerintah bekerja hanya membiarkan bank menghisap darah masyarakat.
Maksudnya adalah, Faisal Basri mengkritik kegiatan ekonomi negara, menurut keterangan Faisal Basri, 1/3 surat hutang pemerintah dibeli oleh bank dan menyebabkan uang tidak berputar dalam perekonomian dan perbankkan.
“Kira-kira 1/3 dari surat hutang (negara), dibeli oleh bank, akibatnya apa? uang itu tidak berputar kan. Masyarakat naro (simpan) uang ke bank, biasanya dikembalikan oleh bank dalam bentuk keredit, kalau ini beli surat hutang pemerintah,” ujar Faisal Basri dalam video yang diunggah channel youtube Refly Harun, pada Rabu, 16 Februari 2022, dengan judul ‘Ajak Masyarakat Melawan, Faisal Basri: Jangan Mau Darah Kita Dihisap Oligarki’.
“Kemudian pemerintahnya, kasarnya ngasih uang untuk beli surat hutang, itu yang membuat ekonomi tidak pernah bisa pulih!,” ujar Faisal Basri melanjutkan.
- Luruskan Sesat Pikir Faisal Basri, Septian Hario Ungkap Mengapa Investasi Tiongkok Mendominasi RI
- Ekspor Nikel Rugi Menurut Faisal Basri, Deputi Investasi Kemenko Marves: Keuntungannya 12 Persen
- Bandingkan Kepemimpinan SBY dan Jokowi, Warganet: Dulu Era SBY, Didemo Hampir Setiap Bulan Tapi Ekonomi Tumbuh
- Faisal Basri Yakin Sebentar Lagi Pemerintahan Jokowi Menyerah, Netizen: Omongan Bapak Gak Ada yang Benar
- Soal BLT Minyak Goreng, Faisal Basri Sebut ini Kebodohan Pemerintah: Perilaku Masyarakat Rusak
“Karena uangnya tidak bergerak di masyarakat, (hanya) pemerintah BUMN, Pemerintah BUMN,” ujar Faisal Basri melanjutkan.
“Jadi ini yang harus kita sikapi ya, bukan dengan memperlonggar mobilitas manusia (masyarakat) di tengah Covid ini sedang merajalela,” ujar Faisal Basri melanjutkan.
Faisal Basri juga berpendapat bahwa pandemi Covid menyebabkan semua indikator di Indonesia memburuk,
“Semua indikator itu memburuk, angka kematian, kasus baru, itu meningkat semua, udah bicara mau dilonggarkan,” ujar Faisal Basri melanjutkan.
“Kenapa? Karena pemerintah tidak mampu untuk merespon kebijakan ekonomi yang proper, yang patut,” ujar Faisal Basri melanjutkan.
“Kan intinya, masyarakat ini sedang lesu, sedang kurang darah, pucat gitu,” ujar Faisal Basri melanjutkan.
Kemudian, Faisal Basri berpendapat bahwa pemerintah bekerja hanya membiarkan itu semua terjadi.
“Pemerintah kerjanya membiarkan perbankkan untuk nyedot darah masyarakat itu,” ujar Faisal Basri menandaskan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
