Terkini.id, Jakarta – Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin berbicara soal posisi Rizieq Shihab dan Munarman dalam kepengurusan Front Pembela Islam versi baru.
Seperti diketahui, FPI yang telah dilarang beroperasi oleh Pemerintah kini kembali hadir dengan nama baru, yakni Front Persaudaraan Islam.
Adapun Rizieq Shihab merupakan pendiri dan Imam Besar FPI yang dulu. Sementara, Munarman dulunya merupakan Sekretaris Umum, Juru Bicara, dan Panglima Komando Laskar Islam FPI.
Untuk FPI baru, Novel Bamukmin mengatakan bahwa Rizieq dan Munarman akan tetap memegang posisi penting.
“Kalau untuk HRS itu pasti. HRS ini kan imam besar, yang memang dari kami berdasar kesepakatan ketika musyawarah nasional sampai sekarang. (Munarman, red) juga pasti ada dalam kepengurusan baru,” ungkapnya pada Rabu, 18 Agustus 2021, dilansir dari GenPI.co.
- PA 212 Tolak Konser Coldplay, Novel Bamukmin: Kalau Nekat, Kita Blokir Lokasi!
- PA 212 Laporkan Budi Dalton ke Polisi Usai Sebut 'Miras' Minuman Rasulullah
- Novel Bamukmin Sebut Islam Mengharamkan Wanita Jadi Presiden
- Novel Bamukmin Soroti Dugaan Kejahatan Heru Budi Hartono Ketika Ahok Jadi Gubernur
- Sikapi Pernyataan Habib Husin Soal KM 50, Wasekjen PA 212: Ungkapan Basi, Tidak Laku produkBuzzerRp!
Kendati demikian, Novel mengatakan bahwa struktur kepengurusan FPI masih dalam proses penyusunan.
Seperti diketahui, Rizieq Shihab dan Munarman saat ini masih berada di tahanan Bareskrim Mabes Polri.
Rizieq terlibat dalam tiga perkara pelanggaran protokol kesehatan yakni perkara prokes di Petamburan, Megamendung, dan RS UMMI Bogor, Jawa Barat.
Sementara, Munarman ditangkap Densus 88 pada 27 April 2021 di rumahnya di Tangerang Selatan, Banten, atas tuduhan menggerakkan orang lain untuk melakukan tindak pidana terorisme dan bermufakat jahat untuk melakukan tindak pidana terorisme.
Sebagai informasi tambahan, selain memiliki nama baru, FPI juga memiliki logo baru yang dirilis organisasi pada 17 Agustus 2021 kemarin.
Menurut Novel Bamukmin, arah pergerakan Front Persaudaraan Islam atau FPI versi baru ini masih sama dengan Front Pembela Islam.
“Kami berjuang untuk mempersatukan umat, melayani umat, yang pasti dengan logo persaudaraan kami mempererat persaudaraan,” ujarnya.
Mantan tokoh senior FPI itu juga memastikan Front Persaudaraan Islam bakal bergerak di bidang kemanusiaan, khusunya penanganan bencana.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
