Masuk

LBH Jakarta Akan Serahkan Rapor Merah 4 Tahun Kepemimpinan Anies Baswedan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta berencana menyerahkan rapor merah 4 tahun kepemimpinan Gubernur DKI Anies Baswedan. Pemberian rapor diagendakan besok di Balai Kota DKI Jakarta.

Lebih lanjut LBH Jakarta menjelaskan rapor merah itu berbentuk kertas posisi.

“Kita di sana jam 1 siang, agendanya mau memberikan kertas posisi yang kita susun lalu konpers setelahnya,” kata Pengacara Publik LBH Charlie Albajili saat dikonfirmasi, Minggu 17 Oktober 2021.

Baca Juga: Anies Baswedan Bakal ke Makassar Sapa Masyarakat Sulsel 10-11 Desember 2022

Adapun, laporan tersebut memuat refleksi advokasi yang dilakukan oleh LBH. Salah satunya terkait kejadian penggusuran warga. Dalam kertas posisi itu, LBH Jakarta mencatat, 79 titik penggusuran tersebar di wilayah Ibu Kota.

“Kisi-kisi yang disorot dalam laporan itu beberapa catatan, refleksi advokasi kita. Soal penggusuran, penanganan pandemi,” terangnya.

“Kita sebenarnya sudah susun laporan sejak 2018, setahun persis masa kepemimpinan Anies Baswedan sebagai gubernur. Di situ ada beberapa yang disorot, misalnya tetap ada 79 titik penggusuran di wilayah DKI Jakarta,” sambungnya.

Baca Juga: Kantor DPW NasDem Dilempar Telur Busuk Saat Anies di Aceh, PKS: Harus Diusut

Dilansir dari Detikcom bahwa LBH Jakarta menilai Anies tetap menerapkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 207 Tahun 2016 Tentang Penertiban Pemakaian atau Penguasaan Tanah Tanpa Izin Yang Berhak.

Fenomena inilah yang dinilai LBH Jakarta bertentangan dengan 23 janji kampanye yang digadang-gadangkan Anies saat Pilgub 2017 silam.

“Ini bertentangan dengan salah satu dari 23 janji kampanye Gubernur Anies Baswedan saat menjadi kontestan Pilgub. Dia bilang mau menata kampung kota tanpa menggunakan pendekatan penggusuran, programnya community action plan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu 16 Oktober 202 lalu tepat 4 tahun Anies memimpin Jakarta. Anies dilantik bersama Sandiaga Uno pada 16 Oktober 2017 setelah menang dalam Pilgub 2017.

Baca Juga: Soal Politik Identitas, PKB: Sedang Dibuat Pembusukan Kepada Anies Baswedan

Anies sempat memimpin DKI Jakarta sendirian karena mundurnya Sandi sebagai Wagub pada 10 Agustus 2018 lantaran mencalonkan diri sebagai Wapres. Namun kursi Wagub itu sudah diisi kembali oleh politikus Gerindra Riza Patria sejak 6 April 2020.