Terkini.id, Jakarta – Kasus Omicron telah mengalami pelonjakan di banyak negara. Organisasi Kesehatan WHO memperingatkan lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron ini dapat menyebabkan fasilitas kesehatan kewalahan.
Meskipun laporan awal menyebut varian Omicron hanya menyebabkan penyakit yang ringan, tetapi virus ini sangat mudah tertular.
Sejauh ini, Inggris mencatat rekor terbaru dengan hamper 130.000 kasus sehari, sementara Perancis mencatat 180.000 kasus dalam waktu 24 jam.
Dilansir di laman Kompas.com Sabtu 1 Januari 2022, di Indonesia bertambah hingga 21 orang pada Rabu 29 Desember 2021. Saat ini jumlah kasus positif ada 68 pasien Omicron.
Ditemukan pasien Omicron yang mengalami penggumpalan darah di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta.
- Waspada! Gejala Baru Covid-19 Ada yang Baru
- Tembus 3.000 Pasien dalam Sehari, Benarkah Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 telah Mendominasi di Indonesia?
- Pertemuan Tatap Muka di Sekolah Segera Berlangsung, Pemerintah Prediksi Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Melonjak
- Gejala Omicron Mengalami Peningkatan 21 Kasus BA.4, 122 Kasus BA.5
- Update Covid-19 Selasa 21 Juni, Ada Penambahan 1.678 Kasus Baru di Indonesia
Ketua Pokja Pinere ( Penyakit Infeksi, New Emerging, dan Reemerging) RSPI Sulianti Saroso, dr Pompini Agustina Sitompul, SP.P (K) memaparkan ada beberapa kasus konfirmasi positif varian Omicron yang memiliki komorbid.
Dia juga mengatakan bahwa telah ditemukan pasien yang mengalami hiperkoagulasi atau penggumpana darah.
Dikutip di laman Kompas.com Sabtu 1 Januari 2022, “ memang ada beberapa kasus konfirmasi yang memiliki komorbid dan sudah muncul hiperkoagulasi, meskipun pasien ini merasa tanpa gejala” jelas Pompini dalam webinar pada Kamis 30 Desember 2021.
Kemudian, dr Pompini menjelaskan bahwa gejala yang tampak pada pasien Omicron di RSPI pada awal tiga hari pertama infeksi, cenderung sama seperti varian covid sebelumnya.
Beberapa gejala Omicron yang muncul seperti pilek, hidung tersumbat, sakit kepala, dan kelelahan. Namun dia menegaskan masih perlu pemantauan lebih lanjut mengenai gejala di hari-hari berikutnya.
Di samping mengisolasi kasus Omicron yang tanpa gejala dan gejala ringan, RSPI Sulianti Saroso juga telah melakukan isolasi kasus probable varian B.1.1.529 ini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
