Luhut Mengaku Tidak Pernah Bikin Wacana Presiden Tiga Periode

Terkini.id, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melakukan aksi unjuk rasa kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan di Balai Sidang UI Depok mengenai wacana presiden tiga periode.

Puluhan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa dengan berjalan kaki dan mengibarkan bendera kuning pada hari Selasa 12 April 2022, dikutip dari Asumsi.co.

“Siapa yang bilang saya minta jabatan presiden sampai tiga periode, saya tanya? Saya tidak pernah mengatakan wacana itu,” ucap Luhut didepan puluhan mahasiswa.

Baca Juga: Jumlah Utang Indonesia Rp7000 Triliun, Luhut Pandjaitan: Paling Terkecil di...

Luhut mengatakan, adanya wacana soal penundaan pemilu bukan berasal dari dirinya, tapi berasal dari masyarakat bawah. Luhut menganggap, hal tersebut merupakan bagian dari aspirasi dan pendapat pribadi.

“Yang saya katakan banyak di bawah itu minta pemilu ditunda. Kamu ngomong (pendapat) gini salah? Nggak, kan,” tegas Luhut.

Baca Juga: Luhut Panjaitan sebut Indonesia Jadi Salah Satu Negara yang Punya...

Mahasiswa juga meminta agar Luhut membuka big data penundaan pemilu, namun Luhut tidak membuka big data tersebut.

“Dengerin, kan saya punya hak juga untuk tidak men-share sama kalian, tidak ada masalah kenapa harus ribut, kamu harus belajar berdemokrasi ke depan, bahwa kamu dengan istrimu, pacarmu saja bisa beda pendapat, tidak perlu emosional,” papar Luhut.

Luhut kembali menegaskan tidak ada penundaan soal pemilu. Luhut pastikan bahwa pemilu akan tetap digelar pada 14 Februari 2024.

Baca Juga: Luhut Panjaitan sebut Indonesia Jadi Salah Satu Negara yang Punya...

“Kamu berasumsi (mengizinkan 3 periode), tidak boleh. Sudah dijawab sama Presiden, Presiden sudah bilang pemilu tetap 14 Februari 2024,” sambung Luhut.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa ini ketika Luhut Binsar Pandjaitan datang ke UI untuk bertemu dengan Rektor UI. 

Bagikan