Luhut Sebut Level PPKM Naik Bukan Karena Tingginya Kasus, Nurhadi : Jelas Ada Peningkatan Kasus

Luhut Sebut Level PPKM Naik Bukan Karena Tingginya Kasus, Nurhadi : Jelas Ada Peningkatan Kasus

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Nasdem yang juga anggota komisi IX DPR RI, Nurhadi, menanggapi pernyataan Koordinator PPKM Jawa-Bali, Luhut Binsar Panjaitan yang mengatakan level PPKM naik bukan karena tingginya kasus.

Nurhadi menanggapi, jelas ada peningkatan kasus sehingga level dinaikkan.

Menurut Nurhadi, tidak mungkin kasus Covid rendah level PPKM dinaikkan, pasti ada peningkatan sehingga pembatasan kegiatan masyarakat dibatasi.

Ia juga menyentil pemerintah untuk bersikap jujur terhadap kondisi pandemi Covid-19.

“Apa yang disampaikan pemerintah, oleh Pak Luhut bahwa yang terjadi bukan akibat tingginya kasus, tetapi juga karena rendahnya tracing, menurut saya itu sesuatu yang paradoks dan bersifat apologi,” kata Nurhadi, dikutip dari laman Kompas.com, Selasa 8 Februari 2022.

Baca Juga

Menurutnya, pemerintah seharusnya berkaca terhadap kejadian dilapangan bahwa kasus Covid benar-benar mengalami peningkatan.

“Peningkatan itu butuh kebijakan pencegahan dan penanggulangan,” tambahnya, dikutip dari Kompas.com.

Jika pemerintah berkaca pada kondisi yang sebenarnya, tentu langkah-langkah akan pencegahan akan segera dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah memutuskan menaikkan status PPKM DKI Jakarta dan sekitarnya, Bandung, DI Yogyakarta hingga Bali.

Kenaikan level disebut bukan karena tingginya kasus virus corona, melainkan karena rendahnya penelusuran kontak erat pasien Covid-19.

“Hal ini terjadi bukan akibat tingginya kasus, saya ulangi bukan akibat tingginya kasus, tetapi juga karena rendahnya tracing,” ucap Luhut, dilansir dari laman Kompas.com.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.