Pada tahap awal, sasaran program difokuskan kepada masyarakat kategori desil 1 dan desil 2, yakni kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.
Ke depan, pendataan melalui aplikasi Perlinsos akan menjangkau seluruh warga Kota Makassar sehingga pemerintah memiliki basis data sosial yang lebih lengkap, akurat, dan mutakhir.
Perkuat Tata Kelola Perlindungan Sosial
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menilai kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat menjadi momentum penting bagi Makassar dalam memperkuat tata kelola perlindungan sosial berbasis digital.
“Kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada Makassar sebagai lokasi pilot project Piloting Digital Bansos menjadi momentum untuk menghadirkan tata kelola perlindungan sosial yang semakin modern dan berbasis data,” katanya.
- Disdikbud Jeneponto Turun ke SDN 14 Tamalatea, Pastikan Kronologi Dugaan Pemukulan Siswa yang Berujung Pengeroyokan Guru
- Diduga Dianiaya, Oknum Guru di Jeneponto Melapor ke Polisi, 3 Perempuan Terancam Pidana
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65 Persen di Sejumlah Wilayah Sulselbar
- Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 Catat Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar
- DPRD Sulsel Tunda Pengesahan Ranperda Pajak, Kenaikan BBNKB dan PBBKB Dikaji Ulang
Ia berharap digitalisasi penyaluran bantuan sosial mampu memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak berdasarkan indikator kesejahteraan yang objektif.
“Melalui program ini, transformasi digital di bidang perlindungan sosial diharapkan meningkatkan ketepatan sasaran penyaluran bantuan, memperkuat transparansi, sekaligus memastikan setiap warga yang memenuhi kriteria memperoleh haknya berdasarkan data yang valid dan terintegrasi,” ujarnya.
Stok Logistik Kebencanaan Dipastikan Aman
Selain mempersiapkan implementasi digitalisasi bansos, Dinas Sosial Kota Makassar juga memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana, termasuk musim kemarau yang berisiko memicu kekeringan.
Andi Bukti mengatakan stok logistik kebencanaan yang dimiliki Pemerintah Kota Makassar dipastikan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sepanjang tahun. Persediaan tersebut berasal dari APBD Kota Makassar serta dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
