Terkini.id, Jakarta – Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Akhmad Sahal menanggapi perihal maraknya fenomena pendakwa menghina penganut agama lain.
Pria yang akrab disapa Gus Sahal ini menilai mengatakan banyak para pendakwah menghina agama lain dengan landasan yang tak masuk akal.
Hal itu disampaikan Gus Sahal dalam video yang diunggah kanal Youtube Cokro TV.
“Misalnya membicarakan agama Kristen dengan prasangka dan kebodohan, bisa juga merendahkan agama lainnya itu dengan bentuk menghina agama lain,” kata Gus Sahal, dikutip Ringtimes Banyuwangi, Senin 24 Mei 2021.
“Atau merendahan dengan cara menjadikan agama lain sebagai bahan tertawaan,” lanjutnya.
- Gus Sahal Bagikan Pemahaman 'Ulama Su' Menurut Imam Ghazali, Netizen: Di Kristen Model Pendeta Seperti Itu Banyak
- RG Disebut Lancar Baca Quran, Tokoh NU: Bermodalkan Quran Terjemahan, Buta Tafsir
- Rocky Gerung Pelajari Alquran, Gus Sahal Sebut Lebih Bahaya dari Dungu, Ini Alasannya
- Ungkit Surat Al Anam, Gus Sahal: Haram Muslim Hina Salib
- Soal Penutupan Masjid, Gus Sahal Sindir UAS: Kalau Konsisten, Harusnya Marah-Marah Juga ke Saudi
Gus Sahal pun kemudian memperingatkan bahwasanya dalam Al-Qur’an, ada larangan bagi kaum muslimin merendahkan agama lain.
“Saya ingin mengutip sebuah ayat yang menurut saya secara eksplisit membahas ini yakni Surat Al- An’am ayat 108,” jelasnya.
Gus Sahal pun menerjemahkan isi ayat tersebut serta menafsirkannya.
“Ayat ini bunyinya adalah sebuah seruan untuk tidak melakukan maki-maki atau merendahkan sesembahan agama lain karena bisa mendorong pengikut agama lain melakukan hal yang sama yakni memaki Allah,” ungkapnya.
Berdasarkan ayat tersebut, Gus Sahal menilai bahwa Islam melarang untuk merendahkan agama lain.
Hal tersebut dilarang karena bisa memunculkan hinaan dan penistaan dari agama lain terhadap Allah SWT.
“Intinya kalau nggak mau Islam dimaki-maki, tidak mau agama Islam dilecehkan, jangan memaki agama lain, jangan melecehkan keyakinan agama lain, itu pesan dari Al-An’am 108,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
