Makassar Terkini
Masuk

Tanggapi Soal Banpres Dikubur di Lahan Kosong di Depok, Risma: Yang Jelas Itu Bukan Zaman Saya

Terkini.id, Jakarta – Mensos Tri Rismaharini memberi tanggapan soal beras bantuan presiden atau banpres dikubur di sebuah lahan kosong di Depok.

Risma menjelaskan program bantuan sosial atau bansos tersebut terjadi bukan di zaman kepemimpinannya.

“Yang jelas itu bukan zaman saya, karena waktu saya jadi menteri, kan Pak Presiden sudah sampaikan, ‘Bu Risma jangan bantuan berupa barang. Bu Risma bantu dalam bentuk uang’,” ujar Risma dikutip dari Republika, Selasa 2 Agustus 2022.

Oleh sebab itu, sejak menjadi Mensos pada akhir tahun 2020 lalu, Risma selalu memberikan bantuan sosial dalam bentuk uang tunai.

Dirinya menegaskan penyaluran bansos dalam berupa uang tunai tersebut memang diperbolehkan.

“Di Peraturan Presiden tentang bantuan, itu memang boleh bantuan dalam bentuk uang dan barang,” ujar politisi PDIP tersebut.

Seperti diketahui, beras banpres tersebut ditemukan oleh warga dikubur di sebuah lahan kosong yang terletak di Jalan Tugu Jaya Kampung Serab, Kota Depok beberapa hari yang lalu.

Kini lokasi ditemukannya beras yang dkubur pada lahan kosong tersebut telah dibatasi dengan garis polisi.

Lahan kosong tersebut diketahui menjadi lahan parkir yang biasa digunakan oleh JNE Express.

Pihak JNE pada senin 1 Agustus 2022 lalu mengakui telah mengubur banpres di lahan kosong tersebut.

Eri Palgunadi selaku VP of Marketing JNE Express menuturkan banpres tersebut dikubur dalam keadaan rusak.

Dirinya melanjutkan, dalam penimbunan tersebut tidak ada pelanggaran prosedur mengingat adanya perjanjian antara pemerintah dengan pihaknya.

“Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusai sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak,” ujar Eri.