Terkini.id, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Nadiem Makarim mengatakan, terdapat dua hal untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kedua hal tersebut, kata Nadiem, yakni merdeka belajar dan dosen penggerak. Menurutnya, merdeka belajar yakni memberikan kemerdekaan di setiap jenjang pendidikan.
“Lembaga perguruan tinggi merdeka dari berbagai macam regulasi dan birokratisasi. Para pendidik dan dosen juga dimerdekakan dari birokrasi,” kata Nadiem Makarim, seperti dilansir dari Okezone, Rabu, 4 Desember 2019.
Hal itu, kata Nadiem, akan dilakukan pemerintah dengan memberikan kepercayaan, kebebasan, otonomi kepada institusi pendidikan, termasuk perguruan tinggi.
“Tak hanya lembaga pendidikan, mahasiswa juga diberikan kemerdekaan belajar sesuai kepentingan, kemauan, dan ketertarikan mereka,” ujarnya.
- UKT Naik, Komisi X Pertanyakan Penggunaan Anggaran Pendidikan 20 Persen dari APBN
- Nadiem Makarim Jadi Sasaran Amuk Anggota DPR : Masih Banyak Guru - Guru yang Menangis !
- Nadiem Makarim Jadi Sorotan Setelah diamuk DPR, Dari Mana Sumber Besaran Gaji PPPK ?
- Bukan Hanya Tim Bayangan, Berikut Sederet Kebijakan Kontroversial Nadiem Makarim
- Profil dari Sosok Anita Jacoba Gah, Anggota DPR yang Berani Marahi Nadiem Makarim Soal Gaji Guru dan Masalah PPPK
Menurut Nadiem, saat ini pendidikan formal sering kali lebih menjadi starting poin untuk mahasiswa meniti karirnya di masa depan.
“Lalu mengapa kita tidak memberikan kemerdekaan kepada mahasiswa untuk mengambil berbagai macam hal di kampus, di luar kampus, di luar prodi, di luar fakultas. Ini kemerdekaan mahasiswa,” terangnya.
Sementara terkait dosen penggerak, Nadiem mengungkapkan bahwa hal itu bermakna merubah paradigma peran dosen.
“Dari yang sebelumnya sekedar menggurui, ceramah di kelas, dan memiliki informasi yang dibagikan pada mahasiswa. Kini harus menjadi dosen yang memfasilitasi pembelajaran mahasiswa,” jelasnya.
Salah satu ciri dosen penggerak, kata dia, yakni mampu membawa kelas untuk berdiskusi, bukan hanya sekedar berceramah di depan kelas.
“Juga kalau lihat kapabilitas mahasiswa melampaui dia, itu merasa bangga daripada terancam,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
