Meski Pandemi Covid-19 UMK Makassar Bisa Naik, Dewan: Dengan Catatan

Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar Hasanuddin Leo menilai kendati pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Makassar bisa menaikkan Upah Minimum Kota. 

“Dengan catatan seluruh kegiatan perekonomian berjalan berdasarkan perencanaan yang matang,” kata Leo, 9 November 2020.

Menurutnya, saat ini kondisi ekonomi di Kota Makassar fluktuatif. Kendati sejumlah sektor telah berjalan secara bertahap.

Baca Juga: Potensi Data Fiktif, Wahab Minta Inspektorat Audit Data KPM Dinsos...

Legislator PAN itu mengatakan Makassar merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat pekerja perusahaan yang tinggi.

Namun, kata Leo, sejumlah sektor ekonomi tengah terpuruk dan beberapa mengalami kebangkrutan dan lainnya.

Baca Juga: Dewan Duga Aksi Mogok Kerja Honorer Dinsos Makasssar Kedok Halangi...

“Saya kira dengan kondisi ini sampai dengan awal semester pertama 2021 masih sulit, sehingga mungkin di sini bisa diliat bulannya bulan berapa karena kondisi usaha masih belum menentu,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Komisi B bidang Ekonomi dan Keuangan William Laurin mengatakan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pekan sebelumnya menjadi kabar positif bagi pekerja buruh.

Menurutnya, buruh merupakan salah satu pekerja yang terkena dampak pandemi Covid-19, sehingga dinilai perlu diperjuangkan.

Baca Juga: Penggembokan Ban Dishub Makassar Lemah, DPRD: Selama Ini Tak Ada...

“Ini angin segar kalau ada kenaikan sebesar 2 persen di Provinsi,” kata dia, Senin, 9 November 2020.

Untuk kenaikan Upah Minimum Kota (UMK), legislator PDIP mengatakan perlu analisa yang kuat jika ingin menaikkan UMK.

“Harus ada keterlibatan bersama dengan seluruh pihak utamanya UMKM di Kota Makassar,” terangnya.

William mengatakan salah satu langkah untuk memulihkan ekonomi ke depan adalah menanti waktu yang tepat.

“Jadi sisa dicari waktunya nanti ke depan kapan waktunya (diterapkan UMK),” pungkasnya.

Sponsored by adnow
Bagikan