Terkini.id, Jakarta – Sosiolog, Musni Umar menilai bahwa penolakan Singapura terhadap Ustaz Abdul Somad alias UAS telah mempersatukan bangsa Indonesia.
Musni Umar menyamakan hal ini dengan kasus Ratu Ganja, Schapelle Corby yang menurutnya mempersatukan bangsa Australia saat ditahan dan dihukum Indonesia.
Hal ini disampaikan Musni Umar melalui akun Twitter pribadinya, sebagaimana dikutip Terkini.id pada Sabtu, 21 Mei 2022.
Dalam cuitan tersebut, awalnya Musni Umar mengaku sedih melihat UAS diolok-olok oleh oara buzzer.
Pasalnya, menurut Rektor Universitas Ibnu Chaldun ini, UAS merupakan seorang ulama yang berarti juga adalah pewaris nabi.
- Pasangan 'Amin' jadi Capres-Cawapres, Musni Umar: Tidak Ada Pengkhianatan, Janganlah Cari Kambing Hitam
- Musni Umar: Patut Menduga Jokowi Gunakan Moeldoko Untuk Ambil Demokrat
- Doakan Ganjar Pranowo Dengar Suara Warga Wadas, Musni Umar: Memihaklah Kepada Rakyat yang Memberi Jabatan
- Tak Percaya Elektabilitas Nasdem Turun Karena Anies Baswedan, Musni Umar: Lembaga Survei Dibiayai Siapa?
- Musni Umar Dihujat Netizen Soal Ponpes Shiddiqiyyah dan BUMN
“Saya sedih UAS dijadikan bahan olok-olok para buzzeer. Padahal UAS seorg ulama dan ulama adalah pewaris para Nabi,” kata Musni Umar.
“Sejatinya kasus UAS persatukan bangsa Indo. seperti Australia ketika Ratu Ganja Schapelle Corby ditahan dan dihukum 12 tahun. Bangsa Australia bersatu untuk bebaskan Corby,” sambungnya.
Pernyataan Musni Umar ini lantas mendapat kritikan dari berbagai pihak. Salah satunya Khazanah Gus Nadirsyah Hosen.
Khazanah GNH menilai bahwa kasus UAS seharusnya tidak disama-samakan dengan kasus Corby yang merupakan seorang kriminal.
“Kami sedih Rektor menyamakan kasus UAS dengan Corby. Yang satu seorang Ustad, satunya lagi kasus narkoba,” tulis Kazanah GNH.
“UAS bermasalah dengan imigrasi, Corby itu kasus kriminal dihukum 20 tahun (bukan 12). Malah anda Musni Umar menistakan UAS disamakan dengan kasus kriminal. Mau membela pun sebaiknya dengan ilmu,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
