Musni Umar: Anies Semakin Difitnah Semakin Besar dan Solid Dukungan Masyarakat

Musni Umar: Anies Semakin Difitnah Semakin Besar dan Solid Dukungan Masyarakat

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sosiolog, Musni Umar menanggapi soal tudingan-tudingan yang belakangan dilontarkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Musni Umar menyinggung bahwa semakin difitnah, dukungan masyarakat kepada Anies Baswedan justru akan semakin besar dan solid.

Adapun fitnah yang ia maksudkan di sini adalah tudingan bahwa Anies Baswedan membagikan kaus kampanye kepada peserta program mudik gratis yang diadakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Selain itu, ia juga menyinggung tudingan bahwa Anies Baswedan menyalahgunakan fasilitas publik karena mengizinkan Jakarta Internasional Stadium (JIS) digunakan untuk salat Idul Fitri.

“Setelah Anies difitnah bagikan baju kaos ke pemudik. Anies For President. Anies difitnah lagi  salah gunakan fasilitas publik JIS untuk shalat Idul Fitri,” kata Musni Umar.

Baca Juga

“Anies semakin difitnah semakin besar dan solid dukungan masyarakat,” sambungnya, sebagaimana dikutip dari akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 29 April 2022.

Sebagaiman diketahui, sebelumnya ada tudingan bahwa Anies Baswedan membagi-bagikan kaus bergambar wajahnya dan bertuliskan “Anies Presiden” kepada para peserta mudik.

Namun, anggota TGUPP (Tim Percepatan Untuk Pembangunan Gubernur), Tatak Ujiyati menegaskan bahwa yang dibagikan adalah paket handsanitazer, bukan kaus.

Adapun baru-baru ini, Anies Baswedan mengumumkan pelaksanaan shalat Idul Fitri yang akan digelar di Jakarta International Stadium.

“Sekaligus kami kabarkan, Jakarta International Stadium siap menyambut jemaah shalat Idulfitri pada 1 Syawal ini,” kata Anies padaRabu, 27 April 2022, dilansir dari Kompas.

“Di tempat itu kita akan berdzikir, kita akan mengagungkan takbir di mahakarya kota ini, kita akan bersyukur dan bersujud memohon rida Ilahi,” tambahnya.

Dilansir dari Suara Nasional, Koordinator Gardu Banteng Marhaen (GBM), Sulaksono Wibowo menilai keputusan Anies Baswedan menyalahgunakan fasilitas publik dan intoleran.

“Agama lain yang ingin gunakan JIS untuk tempat beribadah akan ditolak. Ini memunculkan kecemburuan,” ungkapnya.

Sulaksono menyinggung bahwa masih banyak masjid maupun lapangan yang bisa digunakan Shalat idul Fitri, namun Anies malah mengizinkan salat di JIS.

Ia pun menilai DPRD DKI harusnya bersuara keras tindakan Anies yang memanfaatkan JIS untuk Shalat Idul Fitri.

“Di akhir jabatan, Anies justru melakukan tindakan yang tidak terpuji bisa memunculkan gesekan antar umat beragama,” pungkas Sulaksono.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.