Terkini.id, Jakarta – Ledakan tambang emas terjadi di Burkina Faso. Sebanyak 63 orang tewas dalam kejadian tersebut.
Dilansir dari laman Detik pada Kamis, 24 Februari 2022, ledakan itu terjadi pada Senin, 21 Februari 2022. Ledakan tak disengaja tersebut terjadi di tambang emas ilegal di Gomgombiro, barat daya Burkina Faso.
Akibat ledakan besar itu, pohon-pohon tumbang dan rumah-rumah hancur. Jasad-jasad tergeletak dan tertutup tikar. Tidak jelas jenis tambang emas apa yang ada di lokasi tersebut. Burkina Faso memiliki sejumlah tambang emas yang dikelola perusahaan asing.
Namun, ada pula ratusan lokasi yang lebih kecil dan informal yang beroperasi tanpa pengawasan dan regulasi. Anak-anak kerap bekerja di tempat yang disebut tambang artisanal tersebut dan kecelakaan menjadi hal yang biasa.
Burkina Faso, salah satu negara yang tergolong tidak banyak mengalami perkambangan di dunia, diserang kelompok-kelompok ekstremis yang terkait dengan al-Qaeda dan ISIS. Mereka berupaya untuk mengendalikan lokasi tambang sebagai alat untuk mendanai serangan kekerasan yang dilakukannya.
- Salman Al Farisi Dukung Gubernur Sulsel untuk Evaluasi Proyek Tambang Emas di Luwu
- Nasdem Dukung Andi Sudirman Dorong Kaji Ulang Tambang Emas di Luwu
- Klaim Punya Tambang Emas, Lukas Enembe Ajak KPK ke Papua Kalau Ragu
- Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Indonesia Duduki Peringkat, Apa Penyebabnya
- Tambang Emas di Luwu Diharap Bisa Segera Beroperasi
Insiden ledakan besar ini juga menyebabkan kerusakan material di situs penambangan Gomgombiro dalam jumlah yang besar.
Wilayah penambangan tepatnya berada di sebuah desa yang terletak sekitar 386 kilometer atau 240 mil barat daya Ibu Kota Ouagadougou.
Anadolu Agency melaporkan kemungkinan insiden terjadi karena bahan peledak yang digunakan di pertambangan.
“Kami memiliki 63 orang tewas dan sekitar 40 lainnya cedera,” kata jaksa penuntut umum di kota Gaoua, Alpha Compaore, kepada AFP dikutip dari laman Suara pada Kamis, 24 Februarii 2022.
Seorang penduduk setempat mengatakan itu terjadi di daerah yang digunakan untuk menyimpan batang dinamit selundupan tetapi juga berfungsi sebagai pasar bagi para penambang, kata seorang penduduk setempat.
Ledakan itu meninggalkan kawah besar dan pohon tumbang, kata warga.
Compaore mengatakan satu orang telah ditangkap dan mungkin didakwa dengan pembunuhan tidak disengaja.
“Kami berharap orang ini dapat memberikan penjelasan tentang keadaan dan penyebab ledakan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
