NasDem Makassar Libatkan 5 Lembaga Survei Untuk Menentukan Calon Yang Diusung

Ketua DPD Partai NasDem Makassar, Rachmatika Dewi. /Nasruddin

Terkini.id — Partai NasDem bakal melibatkan lima lembaga survei untuk mengukur kekuatan 18 Bakal Calon Wali Kota Makassar yang mendaftar di NasDem.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Makassar, Andi Rachmatika Dewi mengatakan, partainya telah merekomendasikan lima lembaga survei untuk kepentingan Pemilihan Walikota (Pilwali) 2020 mendatang.

Cicu sapaan akrabnya, memastikan bahwa hasil survei menjadi salah satu bahan pertimbangan NasDem untuk memberikan rekomendasi pada Pilwali. Penetapan soal calon dukungan partai akan ditentukan pada tingkat pusat atau DPP.

“Kita sudah sarankan untuk melakukan survei. Itu salah satu bahan pertimbangan kami. Paling tidak, kita melihat keseriusan kandidat yang sudah mendaftar,” kata Cicu.

Hasil survei kandidat akan dipaparkan pada fit and proper test yang dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).

Menarik untuk Anda:

“Fit and proper test diambil alih oleh DPW, mulai dari tahapan wawancara dan lain-lain. Setiap kandidat menandatangani pakta integritas dan mengekspos hasil survei masing-masing, yang sudah kami arahkan saat kandidat mendaftar,” pungkas Legislator NasDem DPRD Sulsel ini.

Adapun bakal calon yang mendaftar di Partai NasDem:
1. Irman Yasin Limpo
2. Sukriansyah S Latief
3. H. A. Bashar
4. Abdul Rachmat Noer
5. H. Irianto Baso Ence
6. Fadly Ananda
7. Taufiqqulhidayat Ande (Onasis)
8. Munafri Arifuddin
9. Haris Yasin Limpo
10. Muhammad Ismak
11. Syarifuddin Daeng Punna
12. M Ramdhan ‘Danny’ Pomanto
13. Mochtar Djuma
14. Mario David PN
15. drg. A. Rachmatika Dewi
16. Hasan Basri Ambaralla
17. Syamsul Rizal

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Kupas Rahasia Sukses Asesmen Kompetensi dalam Dunia Kerja, reformaZi 98 Gelar Webinar

Kampanye Perdana: Anir Paparkan Program Pro Pedagang Kecil, Lutfi Blusukan ke Pasar Rakyat

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar