Era Baru Bukan Kebiasaan Lama
Selanjutnya saya menyampaikan bahwa memasuki era baru yang disebut “new normal” kiranya tidak dipahami secara simplistik sebagai sekedar kembali kepada kehidupan normal Seperti sebelum pandemi Covid 19.
Karena sesungguhnya itu bukan “new” tapi “old” normal. Bukan memasuki normal yang baru. Justeru kembali ke normal lama.
Maka dalam pandangan saya untuk menjadikan suasana pasca Covid 19 sebagai era baru hendaknya dilakukan penataan atau pembaharuan minimal pada 4 hal kehidupan manusia.
Pertama, Era Baru Menuntut Sebuah Sikap Mentalitas yang Solid
- Di Business Forum IGS 2026, Wali Kota Makassar Akan Tawarkan Peluang Investasi Strategis
- Bedah Buku Ajoeba Wartabone Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Tokoh Bangsa dari Indonesia Timur
- Welcome Dinner IGS 2026 di Fort Rotterdam, Wali Kota Munafri Ajak Delegasi 28 Negara Mengenal Potensi Makassar
- Munafri Arifuddin: Makassar Siap Jadi Gerbang Kerja Sama Internasional Kawasan Timur Indonesia
- Wakil Gubernur Dukung Perluasan Program RISE untuk Perkuat Sanitasi Berkelanjutan di Sulsel
Peristiwa Covid-19 ini menjadikan memasuki situasi dunia yang pastinya jauh berbeda dari sebelumnya.
Terjadi perubahan drastis yang boleh jadi di luar kontrol normal manusia.
Dan karenanya manusia akan rentang goyah ketika tidak memiliki mentalitas yang solid.
Perubahan-perubahan yang terjadi hampir dalam semua aspek kehidupan itu menjadikan manusia terombang-ambing, dan konsekwensinya boleh saja merasa kalah sebelum dikalahkan.
Atau sebaliknya terbawa arus perubahan sehingga kehilangan jati diri dan identitasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
