Terkini.id, Jakarta – Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Teguh Supangkat mengatakan OJK sedang menyiapkan blue print atau cetak biru transformasi digital perbankan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.
“OJK saat ini menyiapkan cetak biru transformasi digital perbankan yang akan memberikan suatu acuan lebih konkret terkait digitalisasi perbankan ke depan, ” kata Teguh dalam OJK Virtual Innovation Day 2021 yang dipantau di Jakarta, Senin 11 Oktober 2021.
Cetak biru ini dibuat untuk mengakselerasi transformasi digital perbankan. Di samping itu, buku cetak biru ini juga dibuat sekaligus sebagai suatu terobosan kebijakan untuk memitigasi berbagai tantangan dan resiko dari transformasi digital perbankan.
Menurutnya, cetak biru transformasi digital perbankan merupakan suatu penjabaran lebih detil dari road map pengembangan perbankan Indonesia.
“Beberapa kebijakan yang akan dituangkan dalam blue print ini antara lain mengenai penerapan prinsip data proteksi dan juga kebijakan data transfer,” katanya.
- Kinerja IKNB Sulsel Tumbuh, Fintech Lending dan Pergadaian Catat Lonjakan Pembiayaan
- Minat Menabung Warga Sulsel Meningkat, DPK Tembus Rp145 Triliun
- Lewat Gerak Syariah, OJK Sulselbar Dorong Literasi Keuangan bagi Penyandang Disabilitas
- OJK Sulselbar Buka Lomba Video Ramadan 2026, Kesempatan Kreator Kampanyekan Keuangan Syariah
- OJK Sulselbar Gelar Temu Responden Survei Kepuasan Stakeholder
Sementara itu, akan dituangkan kebijakan terkait pengaturan data atau data governance, tata kelola dan arsitektur teknologi informasi, dan kebijakan terkait dengan keamanan siber yang mengacu pada standar internasional.
Dikutip dari Suara, “Kebijakan outsourcing dan standar kerja sama dengan pihak ketiga, serta arah tatanan institusi yang mendukung transformasi digital juga terdapat dalam cetak biru ini,” imbuhnya.
Sementara itu, untuk lebih menjamin dan meningkatkan pertahanan keamanan perbankan terhadap risiko serangan siber, OJK juga menyusun framework penguatan manajemen resiko keamanan siber bagi bank umum.
“Manajemen resiko keamanan siber disusun dengan mengacu pada keamanan standar siber internasional di berbagai negara,” ucapnya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
