Terkini.id, Makassar – Kepala Bappeda Kota Makassar Hadijah Iriani mengatakan terus memacu indeks pembangunan manusia atau IPM di Kota Makassar.
Pada tahun 2021 IPM diproyeksikan berada pada angka 82,6 dan pada tahun 2026 mencapai 84,5 persen.
“Kalau IPM kita cukup baik berarti negara kita, dalam hal ini Makassar, berarti masyarakat kita hidup sejahtera,” kata Iriani di Hotel Aston, Selasa, 23 Maret 2021.
Hal itu ia sampaikan pada forum konsultasi publik rancangan awal rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Kota Makassar tahun 2021-2006.
Menurutnya, IPM memiliki keterkaitan dengan tingkat pengangguran terbuka di Kota Makassar. Pada tahun 2019 pengangguran di Makassar mencapai 10,39 persen.
- Percepat Sekolah Tatap Muka, Siswa di Makassar Bakal di Tes GeNose
- RPJMD 2021-2026 Kota Makassar, Bappeda Harap Semua Indikator Makro Meningkat
- Bappeda Paparkan Masalah Dana Kelurahan 2019 Tak Berjalan Maksimal
- Bappeda dan Unanda Palopo Gelar Workshop Geographic Information System
- Bappeda Makassar Geram Lantaran Kelurahan Tidak Bekerja Maksimal
Kota Makassar menjadi daerah di Sulsel dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi di Sulsel.
Sebab itu, Pemerintah Kota Makassar terus menekan angka pengangguran. Iriani menargetkan tingkat pengangguran terbuka sampai dengan RPJMD 2026 mengalami penurunan.
“RPJMD 2026 tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 5 persen,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
