Pansus Hak Angket DPRD Sulsel Buka Donasi Untuk Biaya Hak Angket

Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Sulsel membuka donasi untuk membiayai proses hak angket yang telah berlangsung selama sebulan lebih.

Terkini.id — Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Sulsel membuka donasi untuk membiayai proses hak angket yang telah berlangsung selama sebulan lebih.

Celengan donasi angket DPRD Sulsel yang berbentuk kardus mulai dipasang di lantai dua DPRD Sulsel, Senin 12 Agustus 2019.

Ketua Pansus Hak Angket, Kadir Halid mengatakan, pihaknya sengaja melakukan hal itu dalam rangka menyelesaikan dan tanggung jawab panitia hak angket.

Selain itu, dana itu juga untuk mengembalikan dana dari Sekretariat DPRD Sulsel yang telah digunakan selama proses hak angket berlangsung.

“Maka dimohon partisipasi dan sumbangan masyarakat Sulsel, ini demi memperbaiki proses pemerintahan di Sulsel,” pungkas Kadir Halid.

JK tidak urus hak angket

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengundang pimpinan partai politik, gubernur dan wakil gubernur, panitia hak angket, anggota dan pimpinan DPRD Sulsel, di Kediaman JK di Jalan Haji Bau Makassar, Minggu 11 Agustus 2019.

Hadir di kediaman JK antara lain, Nurdin Halid (Ketua Golkar Sulsel), HM Aras (Ketua PPP Sulsel), Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman, HM Roem (Ketua DPRD Sulsel dan Ni’matullah Erbe (Wakil ketua DPRD/ Ketua Demokrat Sulsel).

Silaturahmi Idul Adha yang berlangsung di kediaman tersebut berlangsung santai.
Dalam sambutannya, pak JK menyampaikan tidak urus urusan teknis DPRD dan pemerintah.

“Saya tidak mau bicara teknis, tapi fungsi demokrasi itu adalah adanya check and balance serta Harmonisasi. pemerintah dapat memberikan kritik terhadap DPR dan DPR juga bisa melaksanakan fungsi pengawasan yang disertai etika,” kata pak JK di awal sambutannya.

JK menyampaikan harapan bahwa Sulsel harus melakukan terobosan di bidang ekonomi agar tidak tertinggal dengan daerah lainnya di Indonesia Timur.

Baca Juga : Presiden Santap Siang di Kediaman Wakil Presiden di Makassar, Gubernur: Ini Sejarah Baru

Sementata itu, Nurdin Halid (NH) merespon positif silaturahmi tersebut. Menurut Nurdin Halid, JK banyak memberikan masukan positif bagi pengembangan Sulawesi selatan, terutama di bidang Ekonomi.

JK Sama sekali tidak menyinggung sedikitpun tentang Hak Angket yang bergulir di DPRD Sulsel saat ini, apalagi melakukan intervensi.

Bahkan JK sempat menyampaikan bahwa Check and Balance dalam pemerintahan juga dibutuhkan, agar program pemerintah berjalan baik.

Tapi, JK lebih banyak memberikan dorongan agar Sulsel fokus melakukan pengembangan di bidang ekonomi, JK ingin Sulsel dapat membangun ekonominya di tengah persaingan global yang sangat ketat saat ini.

“Pak JK bilang, PSM saja Juara, masyarakat berpesta. Coba kalau Ekonomi kita yang Juara.” Ungkap NH setelah acara silaturahmi tersebut.

Berita Terkait