Partai Kebangkitan Nusantara Diusung Para Loyalis Anas Urbaningrum, Akankah Anas Bergabung Setelah Bebas?

Partai Kebangkitan Nusantara Diusung Para Loyalis Anas Urbaningrum, Akankah Anas Bergabung Setelah Bebas?

Helmi Yaningsi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Setelah mundur dari Hanura, kini Gede Pasek Suardi menjadi Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara. Partai ini diusung oleh para loyalis Anas Urbaningrum.

Lebih lanjut dinyatan bahwa sebelum Pasek bergabung, ia telah meminta restu dari Anas Urbingrum.

Sebagai informasi bahwa Anas Urbaningrum dipastikan akan bebas dari tahanan tahun depan.

Bahkan mungkin juga akan lebih awal, setelah Mahkamah Agung (MA) mencabut dan membatalkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pengetatan remisi bagi pelaku korupsi, terorisme dan narkoba.

PP dimaksud yakni PP Nomor 99 Tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan.

Baca Juga

Lebih lanjut, menurut Pasek ada beberapa mantan politikus Partai Demokrat dan loyalis Anas yang bergabung di PKN.

“Beberapa mantan DPR RI eks Fraksi Partai Demokrat juga ada, mayoritas teman-teman AU (Anas Urbaningrum) yang berkumpul,” kata Pasek, Sabtu 30 Oktober 2021, dilansir dari Tribunnews.

Selain Pasek, dia memastikan kawan-kawannya meminta restu Anas sebelum berkiprah di PKN. Namun, dia tidak menjawab lugas saat ditanya kemungkinan Anas bergabung ke PKN setelah selesai menjalani masa pidana kelak.

“Soal ke mana nanti AU, maka untuk sekarang biar beliau fokus dulu tuntaskan yang saat ini. Yang pasti kami semua minta restu beliau untuk mencoba babat alas mulai dari nol membangunnya,” ujar Pasek.

Selanjutnya, Pasek juga mengatakan bahwa dalam politik, mengambil pilihan merupakan hal yang bagaikan buah simalakama tetapi harus tetap dilakukan. Apalagi dinamika politik selalu berjalan dinamis.

“Sebab berpolitik adalah bagaimana menjalankan ide dan gagasan politik secara maksimal, sehingga jika itu tidak bisa berjalan, perlu ladang pengabdian baru dilakukan, dan di sisi lain, perlu diberikan kesempatan yang lain untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan,” kata dia.

Adapun Sekretaris Jenderal Pimpinan Nasional PKN Sri Mulyono mengatakan Pasek dipercaya menjadi ketua umum PKN karena memiliki kemampuan dan pemikiran yang mumpuni di bidang politik.

“Sebenarnya begitu mendengar seringnya ide dan gagasan politiknya dihambat sehingga tidak bisa maksimal, kami sudah meminta GPS untuk keluar saja dan merintis dari nol dan lebih sehat,” ujar Sri Mulyono.

Lebih lanjut, PKN menargetkan susunan pengurus di 34 provinsi dapat rampung pada Desember 2021 dan dilanjutkan dengan pembentukan pimpinan cabang di tingkat kabupaten dan kota.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.