Terkini.id, Jakarta – Hari keempat konflik Rusia dan Ukraina semakin memanas, berdasarkan informasi yang beredar saat ini diketahui konflik tersebut tengah memperebutkan Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina.
Hal tersebut diketahui saat suara tembakan senapan mesin dan ledakan mengguncang Kharkiv, ketika pertempuran jalanan berkecamuk setelah invasi Rusia ke kota itu.
Selain dari itu, diketahui pula, hal tersebut juga terlihat adanya puing-puing kendaraan lapis baja Rusia tampak membara di sebuah jalan dan beberapa lainnya ditinggalkan.
Terkait hal itu, Kepala administrasi regional Oleg Sinegubov lantas membenarkan kejadian tersebut melalui sebuah tulisan di Facebook, “Kendaraan ringan musuh dari Rusia masuk ke kota.”
Dia lalu mendesak penduduk untuk tidak meninggalkan tempat perlindungan.
- Jokowi Disebut Gagal Jalankan Misi Perdamaian, Masinton: Namanya Diplomasi, Itu Berproses!
- Presiden Jokowi Bawa Misi Setop Perang Rusia-Ukraina, Monica: Bagaimana Dengan Perang Saudara yang Sedang Terjadi di Indonesia?
- Jokowi ingin Damaikan Rusia dan Ukraina, Nicho: Bapak ini Halunya Tingkat Dewa, Mendamaikan Cebong dan Kadrun aja Nggak Mampu
- Bank Indonesia Umumkan Krisis, Dokter Tifa Sebut Presiden saat ini Betul-betul Meremehkan: Bisa Ditukar Tambah Kemana sih?
- Mencuat, Gara-gara Putin KTT G20 Ditunda, Kekuatan Indonesia tengah Diuji
“Angkatan bersenjata Ukraina sedang melenyapkan musuh,” tulisnya. Dikutip dari Kompas. Senin, 28 Februari 2022.
Saat pertempuran berkecamuk di Kharkiv, Pemerintah Kota Kiev yang berjarak 400 kilometer di sisi barat mengatakan, ibu kota Ukraina itu tetap di bawah kendali pasukan Ukraina meskipun ada bentrokan dengan kelompok sabotase.
Sementara, Kementerian Pertahanan Rusia mengeklaim, pasukannya telah mengepung kota Kherson di Ukraina selatan dan kota Berdyansk di tenggara.
“Selama 24 jam terakhir, kota Kherson dan Berdyansk telah sepenuhnya diblokade oleh angkatan bersenjata Rusia,” kata juru bicara Kemenhan Rusia Igor Konashenkov.
Dia menambahkan, pasukan Rusia juga menguasai Genichesk kota pelabuhan di pesisir Laut Azov, dan sebuah lapangan terbang di dekat Kherson.
Kemudian, lanjutnya tentara Rusia mengatakan, telah menghancurkan 975 fasilitas militer di Ukraina dan menembak jatuh delapan jet tempur, tujuh helikopter, serta 11 drone. Konashenkov mengeklaim, prajurit Ukraina meletakkan senjata secara massal.
Sebelumnya pada Sabtu kemarin, dia mengeklaim, pasukan resimen rudal pertahanan udara di dekat Kharkiv secara sukarela meletakkan senjata mereka, dan lebih dari 470 prajurit Ukraina telah ditahan. Belum ada verifikasi independen atas klaim-klaim ini dan Ukraina menegaskan ada banyak korban di pasukan Rusia.
Presiden Vladimir Putin beberapa hari lalu memerintahkan invasi Rusia ke Ukraina. Pasukan darat Rusia menekan Ukraina dari utara, timur, dan selatan, tetapi menghadapi perlawanan sengit dari pasukan negara tetangganya itu yang mungkin mengejutkan Moskwa, menurut sumber-sumber Barat.
Moskwa memerintahkan pasukannya untuk maju ke Ukraina dari segala arah. Kremlin mengeklaim Pemerintah Ukraina menolak mengadakan pembicaraan. Perang Rusia vs Ukraina hingga hari ketiga telah menewaskan 198 warga Ukraina, termasuk tiga anak-anak. Baca juga: Rangkuman Hari Ketiga Serangan Rusia ke Ukraina, Pengepungan Kiev, Abramovich Mundur dari Chelsea, 120.000 Pengungsi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
