Terkini.id, Jakarta – Yusuf Muhammad, pegiat media sosial mengomentari soal pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencuri barang bukti kasus perkara korupsi berupa emas batangan seberat hampir 2 Kg.
Yusuf Muhammad menganggap bahwa berita tersebut adalah berita yang sangat mengejutkan.
Pasalnya, pegawai yang bekerja di lembaga anti korupsi justru melah menjadi pencuri. Terlebih yang dicuri adalah barang bukti.
“Astaga! Kayak petir di siang bolong. Masa sih pegawai @KPK_RI maling emas,” cuit @yusuf_dumdum.

Seperdi diberitakan, pegawai yang mencuri barang bukti emas tersebut berinisial IGAS.
- Rakor ATR/BPN dan KPK, Pemkot Makassar Perkuat Tata Kelola Aset
- KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Kuota Haji ke Pansus DPR
- Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Biro Travel Haji di Sejumlah Daerah
- Wali Kota Makassar Tekankan Penguatan Integritas Pimpinan SKPD Jelang Pelaksanaan Program Strategis 2026
- Wali Kota Makassar Suarakan Pencegahan Korupsi Sejak Dini dalam Rakor se-Sulsel
IGAS merupakan salah satu anggota satuan tugas (satgas) yang diberi kewenangan untuk menyimpan barang bukti dari perkara mantan Pejabat Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Yaya Purnomo.
Namun, ia malah terbukti mencuri barang bukti kasus sehingga ia diberhentikan secara tidak terhormat.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak H Panggabean.
“Bentuknya adalah emas batangan, kalau ditotal semua jumlahnya adalah 1.900 gram, jadi kurang 100 gram 2 kilo,” ucap Tumpak dalam konferensi pers, Kamis, 8 April 2021, dilansir dari Detik News.
IGAS disebut mengambil emas batangan itu dan menggadaikannya untuk membayar utang.
Dilansir dari Detik News, harga emas yang dicuri itu berkisar Rp 1,5 miliar.
Menurut Tumpak, utang yang IGAS miliki cukup banyak karena terlibat dalam bisnis yang tidak jelas.
“Sebagian daripada barang yang sudah diambil ini yang dikategorikan sebagai pencurian atau setidak-tidaknya penggelapan ini digadaikan oleh yang bersangkutan karena yang bersangkutan memerlukan sejumlah dana untuk pembayaran utang-utangnya,” kata Tumpak
“Cukup banyak utangnya karena yang bersangkutan ini terlibat dalam satu bisnis yang tidak jelas, forex-forex itu,” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
