Terkini.id, Makassar – Kelangkaan masker hampir terjadi di setiap wilayah sejak wabah virus Corona atau Covid-19 masuk ke Indonesia.
Salah satu penyebabnya lantaran terjadi praktik penimbunan masker dan kenaikan harga signifikan yang kerap dilakukan beberapa oknum untuk mencari keuntungan.
Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan pada tempat-tempat yang memiliki potensi menaikkan harga dan melakukan penimbunan masker.
Alhasil, sejumlah temuan penimbunan masker berhasil diamankan. Begitu pun dengan sejumlah toko yang menaikkan harga penjualan masker hingga 10 kali lipat, seperti CV. Intraco.
Harga masker sebelum wabah virus Corona berada pada kisaran harga Rp 35 ribu – Rp 40 ribu, namun belakangan melonjak drastis hingga Rp350 ribu per boks.
- Buka Turnamen Walikota Cup 2026, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Pembinaan Atlet Sepak Bola Berkelanjutan
- Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Apresiasi Dedikasi Polri di Hari Bhayangkara ke-80
- Di Rakernas APEKSI 2026: Wali Kota Makassar Munafri Dorong Penguatan Ketahanan Bencana dan Pangan
- Pemkot Makassar Tanggung Biaya Sekolah Siswa Tak Lolos SPMB, 55 SMP Swasta Siap Menampung
- Wali Kota Makassar Ingatkan Kepsek dan Bendahara Sekolah Cegah Korupsi Dana BOS
Menanggapi temuan itu, Iqbal Suhaeb menyatakan akan tegas memproses temuan itu. Pihaknya bakal langsung berkoordinasi dengan kepolisian.
“Semua sudah ditangani langsung polisi. Semua yang melanggar kita tegakkan sesuai aturan,” kata Iqbal saat ditemui di Hotel Arya Duta, Jumat, 6 Maret 2020.
Bila terbukti menaikkan harga masker, Iqbal menegaskan bakal mencabut Izin usaha CV. Intraco.
“Kalau terbukti, kita tindaki, kita akan tegas akan cabut izinnya,” tutup Iqbal.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
