Pendakwah Ustaz Yahya Waloni: Kalau Bicara Soal Munafik Saya Ahlinya

Pendakwah Ustaz Yahya Waloni: Kalau Bicara Soal Munafik Saya Ahlinya

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pendakwah kontroversial, Ustaz Yahya Waloni kembali membuat pernyataan mengejutkan di hadapan jamaah. Ia mengakui dirinya sebagai ahli munafik.

Hal itu disampaikan Ustaz Yahya Waloni saat mengisi ceramah di sebuah masjid seperti dilihat dari tayangan video yang dibagikan kanal Youtube Hadits TV.

Dilihat dari tayangan video tersebut, Senin 25 Januari 2021, Yahya Waloni mengatakan sebelum masuk Islam atau menjadi mualaf, ada sejumlah perbuatan munafik yang acap dia lakukan.

Tak hanya itu, Ustaz Yahya juga mengungkapkan seandainya ada jamaah yang ingin menjadi orang munafik maka bisa belajar darinya.

“Ente kalau mau belajar munafik jangan belajar ke orang lain, tapi belajar ke saya. Ada manfaat juga saya masuk Islam. Jadi tahu betul (cara) mendeteksi si munafik,” kata Ustaz Yahya Waloni.

Baca Juga

Mengutip Hops.id, dalam sejumlah ceramahnya Yahya Waloni memang acap berbicara mengenai perbuatan munafik yang patut diwaspadai.

Kendati demikian, ia juga mengakui dirinya sebagai ahli munafik. Oleh karenanya, Yahya Waloni meminta kepada jamaah agar tak membantahnya saat bicara soal munafik.

“Antum tidak ahli bicara soal munafik kecuali saya, karena saya memang mantan kafir dan mantan munafik. Jadi sudahlah, kalau saya bicara soal munafik, antum enggak usah bantah karena saya ahlinya (munafik),” tegasnya.

Sebelumnya, nama Ustaz Yahya Waloni mendadak menjadi perbincangan publik usai dengan tegas menolak memakai masker.

Yahya Waloni mengaku bahwa dirinya tidak akan pernah memakai masker saat keluar rumah meskipun situasi saat ini lagi pandemi Covid-19.

Lewat tayangan video ceramahnya di kanal Youtube Hadist TV seperti dilihat pada Minggu, 24 Januari 2021, Yahya Waloni mengaku sejak Covid-19 melanda Indonesia dirinya sudah enggan mengenakan masker.

Ia pun mengaku tak takut dengan sanksi dari pemerintah terkait kewajiban memakai masker demi mencegah penyebaran virus itu di tengah masyarakat.

Bahkan, Yahya Waloni juga tidak gentar sekalipun dirinya ditembak mati lantaran tak memakai masker tersebut.

“Dari awal saya enggak pernah pakai masker, sampai sekarang biarpun mati saya tidak enggak mau pakai masker. Jangankan denda, kau tembak mati sekali pun saya engak akan pakai masker,” tegas Ustaz Yahya Waloni.

Yahya Waloni juga mengatakan bahwa dirinya memiliki perbedaan prinsip dengan istrinya terkait kewajiban memakai masker.

Istrinya, kata Ustaz Yahya, malah sangat rajin mengenakan masker. Kendati demikian, ia mengaku tak pusing dengan hal itu.

“Kalau istri saya mau pakai, kau pakai saja. Saya enggak mau. Karena kita nanti di surga beda-beda, gitu,” tegas Yahya Waloni.

Menurutnya, istrinya sudah berulang kali meminta Yahya untuk mengenakan masker, apalagi saat berceramah di depan jamaah.

Namun, Ustaz Yahya tetap bersikukuh untuk tak mengenakan masker tersebut lantaran ingin memegang teguh prinsipnya itu yakni sekali tidak maka tetap tidak selamanya.

Yahya Waloni pun menegaskan bahwa selama ia hidup dirinya sama sekali tak pernah menghianati apa yang telah menjadi prinsipnya itu.

“Saya background-nya filsafat. Jadi kalau A, ya A. B ya B. Enggak pernah berubah jadi C. Sampai ke liang kubur tetap A kalau sekarang A. Apalagi kalau sudah meludah, tak boleh ditarik kembali,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.