Doakan Jokowi Mundur, Yahya Waloni: Paling Bagus Ma’ruf Duduk sebagai Presiden

Doakan Jokowi Mundur, Yahya Waloni: Paling Bagus Ma’ruf Duduk sebagai Presiden

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Dalam salah satu ceramahnya, Yahya Waloni mengajak jemaah untuk mendoakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menyerah dan mengundurkan diri dari jabatannya.

Dalam video ceramah yang diunggah pada 18 Oktober 2019 itu, Yahya Waloni awalnya menyinggung soal banyaknya demonstrasi yang terjadi.

Menurut pendakwah asal Manado itu, aksi-aksi demonstrasi tersebut bahkan sudah menimbulkan korban.

“Hancur-hancuran negara ini,” katanya, seperti dikutip Terkini.id dari video YouTube IDN Project berjudul “Ceramah Ustadz Yahya Waloni Paling Menggetarkan”.

Doakan Jokowi Mundur, Yahya Waloni: Paling Bagus Ma’ruf Duduk sebagai Presiden
Yahya Waloni/ YouTube IDN Project

Menurut Yahya, banyaknya demo yang sampai menjatuhkan korban itu adalah sebuah pertanda buruk.

Baca Juga

“Kita doakan saja supaya Pak Jokowi ini segera menyerah dan mengundurkan diri lah,” ujarnya.

Yahya Waloni mengatakan bahwa masyarakat di bawah kepemimpinan Jokowi banyak menghadapi masalah.

Ia menyebut ada pertikaian, pembunuhan, dan bahkan kematian di bawah pemerintahan Jokowi.

Hal itu, menurut Yahya, terjadi dari sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres), saat Pilpres, dan hingga sekarang (saat ia berceramah).

Ia pun menyimpulkan bahwa semua itu adalah tanda-tanda bahwa akan lebih mulia kalau Presiden Jokowi mundur.

Terlihat dalam video, seruan “mundur” Yahya Waloni itu disambut dukungan meriah dari jemaah.

“Mengundurkan diri jadi presiden, entah siapa penggantinya. Paling bagus juga kalau Pak Ma’ruf bisa duduk sebagai Presiden,” ucapnya.

Yahya mengaku bahwa yang ia dan kelompoknya tidak terima saat Pilpres adalah karena Ma’ruf Amin hanya sebagai Wakil Presiden.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.