Pengacara Rizieq Bawa Golok Alasan Gaib, Eko Kuntadhi: Gak Ada yang Teriak Musyrik

Terkini.id, Jakarta – Eko Kuntadhi, pegiat media sosial mengomentari soal pernyataan polisi bahwa Alamsyah Hanafiah, pengacara Rizieq Shihab membawa golok ke pengadilan sebagai warisan leluhur yang punya nilai gaib.

Awalnya, Eko menyoroti bahwa pernyataan Alamsyah soal golok tersebut tidak konsisten.

“Tadinya buat kupas mangga. Lalu buat motong kabel. Kemudian kini jadi klenik,” cuit @eko_kuntadhi pada Jumat, 9 April 2021.

Baca Juga: Eko Kuntadhi Semprot yang Teriak Minta Kasus KM 50 Dibuka...

Selanjutnya, Eko pun mengaitkan hal tersebut dengan kejadian yang viral baru-baru ini, yakni soal pembubaran pertunjukan seni di Medan oleh Laskar Forum Umat Islam (FUI).

Eko menyoroti bahwa tidak ada yang mengatakan alasan Rizieq bawa golok termasuk musyrik.

Baca Juga: Abdullah Hehamahua Sarankan Polisi Pakai Tongkat Saja, Eko Kuntadhi Sindir:...

Seperti diketahui, sebelumnya sempat tersebar informasi bahwa seni jaranan di Medan itu dibubarkan karena dianggap Musyrik. Meski akhirnya dibantah oleh pihak FUI.

“Kuda Lumping di Medan dibubarin laskar. Sementara pengacara Rizieq bawa golok karena ada nilai gaib. Gak ada yang teriak musyrik,” kata Eko.

“Ini mah, becanda kelas ghoib!” lanjutnya.

Baca Juga: Abdullah Hehamahua Sarankan Polisi Pakai Tongkat Saja, Eko Kuntadhi Sindir:...

Seperti diketahui, sebelumnya polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis golok ukuran panjang dan pendek dari mobil milik Alamsyah yang terparkir di sekitar PN Jaktim pada Jumat, 26 Maret 2021.

Menurut Wakasat Reskrim Polres Metro Jaktim, Kompol Suwardi, dari hasil pemeriksaan sementara, Alamsyah mengaku membawa sajam itu sebagai benda pusaka.

“(Sajam ini dibawa Alamsyah sebagai) warisan leluhur yang punya nilai gaib,” ujar Suwardi, Kamis, 8 April 2021, dilansir dari Detik News.

“(Alamsyah bawa sajam sebagai benda) pusaka,” tambahnya saat kembali dimintai konfirmasi.

Adapun Alamsyah sebelumnya memberikan jawaban beragam saat ditanya soal golok tersebut.

“Oh, itu memang ada, untuk memotong mangga, ada senjata tajam ada,” katanya di depan PN Jaktim, Jumat, 26 Maret 2021.

Selang beberapa jam, saat Alamsyah kembali ditanya wartawan, ia mengatakan golok tersebut merupakan suvenir dari para klien.

“Itu kan begini, di rumah sudah ada, di mobil sudah ada yang anu, suvenir-suvenir itu. (Sajam) itu adanya kan di mobil, memang dari tahun 2001 itu di mobil. Nggak pernah diturunkan (sajam yang ditemukan piolisi),” ujar Alamsyah.

Bagikan