Terkini.id, Jakarta – Sebuah video pengakuan Ketua RT di kompleks kediaman Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo mengungkap CCTV di Pos Satpam telah diganti oleh aparat berseragam usai peristiwa penembakan Brigadir J terjadi di lokasi itu, viral di media sosial.
Video pengakuan Ketua RT di Kompleks Polri Duren Tiga Jakarta Selatan soal CCTV di Pos Satpam telah diganti aparat berseragam usai terjadinya peristiwa penembakan Brigadir J itu viral usai diunggah pengguna Twitter Cintada16, seperti dilihat pada Kamis 14 Juli 2022.
Dalam narasi unggahannya, netizen itu menyebut Ketua RT di kompleks kediaman Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yakni Mayjen (Purn) Seno Sukarto mengungkap decoder CCTV Pos Satpam sempat diganti pihak kepolisian usai kejadian penembakan Brigadir J.
“Ketua RT Kompleks Polri Duren Tiga Jakarta Selatan mengungkap decoder CCTV Pos Satpam sempat diganti pihak kepolisian usai kejadian penembakan Brigadir J dengan Bharada E,” cuit netizen Cintada16.

Dilihat dari video itu, tampak Ketua RT di kompleks kediaman Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo yakni Mayjen (Purn) Seno Sukarto tengah diwawancara oleh awak media Kompas TV.
- Soal Kasus Pembunuhan Brigadir J, MA Terima Berkas Kasasi Ferdy Sambo Cs
- Kalah Banding, Bagaimana Nasib Para Anak Buah Ferdy Sambo?
- Kuat Maruf Ajukan Hukum Kasasi Setelah Banding Ditolak Atas Vonis 15 Tahun Penjara
- Permohonan Banding Ditolak Pengadilan Tinggi Jakarta, Ferdy Sambo Tetap Dihukum Mati
- Hentikan Perlindungan ke Richard, Ketua LPSK: Kami Sedih, Eliezer Nangis, Pengawal Juga Nangis
Kepada awak media, Seno Sukarto pun membeberkan bahwa CCTV di Pos Satpam telah diganti pada hari Sabtu bertepatan dengan waktu kejadian penembakan terhadap Brigadir J.
“Alatnya (CCTV) yang di Pos, digantinya hari Sabtu. Dari mereka (aparat). Karena saya tahunya hari Senin,” ujar Mayjen (Purn) Seno Sukarto.
Awak media pun memastikan kembali kepada Seno apakah pihak yang mengganti CCTV di pos satpam itu adalah polisi atau bukan.
“Dari polisi-polisi yang datang itu yah pak?,” tanya awak media.
Mayjen Seno Sukarto pun menegaskan kembali bahwa yang mengganti CCTV itu adalah aparat dan di antara mereka ada yang memakai seragam.
“Iyah. Ada yang pakai seragam,” ungkapnya.
Lebig lanjut, awak media menanyakan kepada Seno apakah jenderal purnawirawan itu sempat menanyakan kepada aparat tersebut soal alasan mereka mengganti CCTV di pos satpam itu.
“Nggak menanyakan alasan mengapa CCTV itu diganti?,” tanyanya.
Menjawab pertanyaan itu, sang ketua RT sekaligus jenderal itu pun mengatakan bahwa aparat yang mengganti CCTV di pos satpam kompleksnya itu sama sekali tak meminta izin terlebih dulu kepadanya.
“Maaf yah, terus terang aja saya kesal. Saya ini dianggap apa sih, saya ini jenderal meskipun RT. Jadi saya tersinggung juga dalam hal ini. Sama sekali gak ada laporan, perintahkan satpam seenaknya saja,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
