Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Ujang Komarudin ikut angkat bicara soal polemik warna pesawat kepresidenan yang kini telah diubah dari sebelumnya berwarna biru menjadi merah putih.
Menurut pengamat politik yang juga dosen Universitas Al Azhar ini, pergantian warna pesawat kepresidenan tersebut biasanya secara politik menjadi pertarungan simbolik.
“Biasanya secara politik itu pertarungan simbolik. Jadi, simbol-simbol atau warna-warna itu penting,” kata Ujang Komarudin.
Ia pun mengatakan, pesawat tersebut awalnya berwarna biru karena dulu dipakai oleh Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mana berasal dari Partai Demokrat dimana partai itu identik dengan warna tersebut.
Namun sekarang, menurut Ujang, warna pesawat kepresidenan itu berubah menjadi merah yang diketahui identik dengan PDIP.
- Bongkar Alasan Demokrat Kritik Pesawat Kepresidenan, Denny Siregar: Mereka Kehabisan Uang
- Sindir Pengguna Pesawat Kepresidenan, Jansen Sitindaon: Banyak-Banyak Doa Kalian Biar Selamat
- Politikus PDIP: SBY yang Harusnya Dipermasalahkan, Pesan Pesawat kenapa Warna Biru?
- Minta Demokrat Tak Urusi Pesawat Kepresidenan, Alifurrahman: Silahkan Cat Hambalang Warna Biru!
- Soal Polemik Pesawat Kepresidenan, Politikus Demokrat: Kalian Durhaka ke SBY
“Warna-warna itu penting. Kalau dulu presidennya Demokrat, ya, kebiru-biruan. Kalau sekarang dari PDIP juga merah,” ujar Ujang, Kamis 5 Agustus 2021 dilansir dari GenPi.co.
Kendati demikian, Ujang menilai penggantian warna pesawat tersebut dinilai tidak tepat lantaran Indonesia tengah berada dalam masa sulit.
“Buat apa itu anggaran Rp2,1 miliar untuk mengecat pesawat, kalau dilihat kondisinya masih bagus,” tuturnya.
Selain itu, pengamat politik kondang ini juga menyarankan agar sebaiknya pemerintah tidak membuang-buang anggaran untuk hal yang tidak perlu seperti pengecatan ulang pesawat kepresidenan tersebut.
“Mengingat APBN kita juga jebol, utang kita juga banyak, beli dulu lah, makan rakyat. Jangan sampai rakyatnya yang gotong royong, iuran untuk bisa menangani pandemi, tapi pemerintahnya sendiri malah mengecat pesawat,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
