Soal Wacana Penundaan Pemilu, Rocky Gerung: Satu-Satunya Jalan Buat Presiden Tenang, Cari Jaminan!

Soal Wacana Penundaan Pemilu, Rocky Gerung: Satu-Satunya Jalan Buat Presiden Tenang, Cari Jaminan!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Polemik wacana penundaan pemilu 2024 masih menjadi buah bibir berbagai pihak, salah satunya pengamat Politik Rocky Gerung.

Hal tersebut disampaikan melalui kanal youtobe miliknya. Dalam video tersebut Rocky Gerung menilai pernyataan Presiden Jokowi soal wacana tersebut merupakan hal mendua.

Di mana, kata mendua yang maksud Rocky yakni Jokowi patuh pada konstitusi namun tetap berharap ada jalan lain agar agenda tersebut bisa dilaksanakan.

Seperti diketahui, Jokowi mengatakan bahwa siapapun boleh mengusulkan soal penundaan pemilu 2024 ataupun masa perpanjangan masa jabatan Presiden.

Sebab, Indonesia merupakan negara demokrasi, sehingga siapapun boleh bebas berpendapat.

Baca Juga

Meski begitu, dalam pernyataanya Presiden Jokowi menegaskan bukan hanya taat dan tunduk, semua pihak harus patuh terhadap konstitusi yang ada.

“Ya ini ucapan Presiden mendua itu. Dia mau bilang bahwa ‘Ya udah saya akan terima’ tapi dia juga berharap ada jalan lain,” ujarnya.

Menurut Rocky, satu-satunya jalan untuk membuat Presiden tenang adalah mencari berbagai jaminan. Dikutip dari Galamedia. Minggu, 6 Maret 2022.

“Sebab satu-satunya jalan untuk membuat Presiden tenang adalah cari jaminan bahwa dia tidak akan dilengserkan. Cari jaminan bahwa pengganti dia akan menjaga dia. Cari jaminan bahwa dia punya waktu lagi untuk konsolidasi,” ungkapnya.

“Nah semua jaminan itu makin lama makin kurang,” sambungnya sambil tertawa.

Lalu, Pendiri Setara Institute ini menghubungkan pernyataan jokowi soal penundaan pemilu 2024 dengan pernyataan istri personel TNI jangan membahas soal Ibu Kota Negara (IKN) baru di grup Whastapp.

Padahal kata Rocky, pembahasan IKN baru yang dilakukan istri personel TNI di Whatsapp juga merupakan bagian dari demokrasi.

“Jadi Presiden, juga kalau kita hubungkan ucapan Presiden ‘Ya dalam demokrasi apa aja boleh diucapkan, boleh dibahas’. Nah kalau emak-emak TNI membahas ibu kota kenapa dilarang. Kan begina kan, itu juga demokrasi di dalam keluarga,” katanya.

Dalam hal ini, dia menilai Jokowi semakin dekat dengan apa yang pernah disebut peneliti dari Australia, yakni Man of Contradiction.

“Jadi terlihat Presiden makin lama makin mendekati apa yang disebut oleh peneliti Australia itu, Man of Contradiction tuh,” imbuhnya.

Sayangnya, kata Rocky, kontradiksi dari Presiden malah menjadi umpan bagi sejumlah partai.

“Tapi kontrasikdi-kontradiksi ini justru jadi umpan bagi partai-partai yang tadinya masih bisa diatur oleh Presiden, sekarang partai-partai itu kayak free wheel itu. Jadi roda bebas aja, roda gila tuh,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.