Penjabat Wali Kota Makassar Sidak Pasar Terong

Penjabat Wali Kota Makassar Sidak Pasar Terong

K
EP
Kamsah
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Pj Wali Kota Makassar Yusran Jusuf melakukan kunjungan mendadak di Pasar Terong. Hal itu sebagai langkah untuk melakukan percepatan program dan pembenahan pasar.

Dalam kunjungan tersebut, Yusran didampingi Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nirman Mungkasa, dan Direktur operasional PD Pasar, Saharuddin Ridwan.

Yusran melihat langsung Jalan Terong yang dipenuhi ratusan pedagang kaki lima yang selama ini menjadi sorotan lantaran menciptakan kemacetan.

Ia pun memerintahkan PD Pasar agar segera melakukan penataan kios di dalam kawasan Pasar Terong untuk bisa menampung pedagang yang ada di Jalan Terong.

“Yang paling penting protokol kesehatan wajib diterapkan di seluruh ruang-ruang publik kita, termasuk di pasar-pasar tradisional,” tegasnya.

Baca Juga

Harapannya, kata Yusran, pihak PD Pasar harus menyiapkan tempat yang nyaman dan aman bagi pedagang sebelum dipindahkan.

“Lokasi Pasar Terong ini sebetulnya bagus sekali sehingga perlu pembenahan. kita berharap perlu bantuan CSR untuk bantuan penanganan di dalam pasar jika dana APBD tidak memadai. Tapi ini kita akan maksimalkan,” ungkap Yusran.

Direktur Operasional, Saharuddin Ridwan menyampaikan jika pedagang yang berada di Jalan Terong berjumlah 211 pedagang. Sementara tempat yang akan disiapkan di dalam kawasan pasar khususnya di pelataran utara dan selatan 225 petak.

“Khusus pelataran utara dan selatan kami sudah mendata jumlah ketersediaan kios pelataran. Sehingga butuh beberapa pembenahan seperti jalanan harus di paving, lapak-lapak harus ditata rapih, toilet, dan pengecatan,” ungkap Sahar.

Selain pembenahan pedagang di Jalan Terong, rencananya juga dilakukan pembenahan lantai 1 Pasar Terong untuk pedagang cakar di jalan Sawi.

Selama ini, pasar rakyat yang bersebelahan dengan Pasar Kalimbu ini terkenal sebagai pemasok sembilan bahan kebutuhan pokok, seperti sayur-mayur, aneka jenis ikan, telur, dan buah-buahan.

Bahan Pokok tersebut berasal dari perbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Pasar yang dikelola oleh pihak ketiga ini kini sudah terlihat tidak terurus dan tertata sehingga pedagang di pasar enggan untuk masuk berjualan dan lebih memilih berjualan di depan pasar sepanjang Jalan Terong yang mengakibatkan kemacetan terutama di pagi hari.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.