Penyidik Gakkum KLHK Limpahkan Perkara Pengangkutan Kayu Ilegal kepada Kejari Polman

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan

Terkini.id, Polewali Mandar – Penyidik Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulawesi, KLHK melaksanakan kegiatan tahap II perkara di bidang kehutanan dengan tersangka berinisial ABS.

Sebelumnya, berkas perkara tersebut sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar (Kejari Polman) pada Jumat, 10 Januari 2020.

Sebagai Kepala Seksi Wilayah II Palu, Subagio, SH menandaskan, kasus ini bermula ketika Tim Operasi berhasil mengamankan truk bermuatan kayu yang hanya berdasarkan nota budidaya. Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, berkas perkara diserahkan kepada Kejari Polman dan telah dinyatakan lengkap (P-21) berdasarkan surat dari Kejari Polman Nomor B-28/P.6.29/Eku.1/01/2020 pada Jumat, 10 Januari 2020.

“Kemudian PPNS Balai Gakkum menyerahkan tersangka berinisial ABS beserta barang bukti kepada Kejari Polman,” kata Kepala Seksi Wilayah II Palu pada media, Jum’at, 24 Januari 2020.

Subagio menambahkan, bahwa barang bukti yang diserahkan berupa 1 (satu) unit truk Mitsubishi Colt Canter, nomor polisi DC 8740 CY, beserta dengan kayu sebanyak 143 batang atau setara 11,4 m3 kayu bantalan berbagai jenis dan ukuran, serta 2 (dua) lembar dokumen Nota Angkutan Lanjutan.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 88 ayat (1) huruf a, jo Pasal 16 UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan yaitu, orang perseorangan yang dengan sengaja melakukan pengangkutan kayu hasil hutan tanpa memiliki dokumen yang merupakan surat keterangan sahnya hasil hutan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 16 dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun serta pidana denda paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah),” beber Subagio.

Menarik untuk Anda:


Sementara itu, Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Sulawesi, Dodi Kurniawan S.Pt, MH, ditempat berbeda menyampaikan pelaksanaan tahap II.

“Kasus ini merupakan kerjasama dan sinergitas yang terbangun dengan baik antara petugas Balai Gakkum Sulawesi dan Kejari Polman,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ikatan Alumni SMPN13 Makassar Aksi Sosial Peduli Bencana Gempa Sulawesi Barat

Pasca Gempa, Tim Tanggap Darurat KLHK Turun ke Bumi Manakkara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar